×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Mirza Wardana

01 Desember 2021 14:03

Rekan kerja kamu toxic? Ini 3 tips untuk menghadapinya

Jika tak hati-hati dalam bersikap, rekan kerja toxic dapat menyulut pertengkaran..

Rekan kerja kamu toxic? Ini 3 tips untuk menghadapinya

0



Ilustrasi toxic people / Foto: Anthony Shkraba from Pexels

Dalam sebuah lingkungan kerja, terkadang permasalahan bukan hanya target kerja yang harus dicapai. Ketidaknyaman pun bisa muncul dari rekan kerja yang mungkin toxic, dalam hal ini adalah mereka yang memberi pengaruh buruk ataupun mengganggu pekerjaan.

Sebelum paham bagaimana menghadapi rekan kerja yang toxic, kamu perlu tahu terlebih dahulu bagaimana ciri rekan kerja yang toxic.

1. Suka meremehkan.

Karakternya adalah suka berkomentar, walaupun bukan bagiannya. Kecenderungannya menuju merundung atau bullying.

2. Provokator.

Loading...

Karakternya adalah "tukang kompor". Kalau ada permasalahan, bukan ranah dia, tapi ia akan memberikan sentuhan komentar yang pada akhirnya bisa bikin emosi.

3. Suka menyuruh.

Karakternya adalah, walaupun mengemas dengan kata minta tolong, tapi sebenarnya ia menyuruh orang lain mengerjakan tugasnya.

4. Selalu mengeluh.

Karakternya adalah apa pun kondisinya selalu ada yang dikeluhkan. Tak ada yang sempurna untuk dia yang sebenarnya jauh dari sempurna.

5. Suka gossip dan drama.

Karakternya seolah empati, kemudian menggali cerita, lalu bergosip tentang cerita itu. Kalau ketahuan dia yang menyebar, maka ia akan "drama" bahwa bukan dia yang bergosip.

6. Suka "cuci tangan".

Kalau dia bersalah atas sebuah kegagalan kerja, suka lepas tanggung jawab dan melempar kesalahan pada orang lain.

Supaya tidak salah langkah, berikut ini adalah cara yang bisa kamu terapkan untuk berhadapan dengan rekan kerja toxic.

1. Mantapkan kontrol diri.

Kalau nggak menyinggung kamu langsung, tidak usah bereaksi. Jaga jarak aman, jangan percayakan strategi kerja atau cerita kehidupan pribadi kamu ke rekan kerja toxic.

2. Hindari luapan cerita ke media sosial.

Ini penting untuk menghindari "terpancing". Jangan berikan "bahan bakar" untuk orang toxic. Karena dengan zaman digital yang mudah untuk screenshoot, cuma akan memberikan bukti kepada mereka buat menyerang kamu. Jadi jangan beri orang toxic panggung. Singkatnya, cuekin saja.

3. Berikan batasan profesional dan personal.

Di kantor, tujuan kamu adalah kerja. Jadi berkomunikasilah lebih banyak terkait pekerjaan. Batasi dalam koridor profesional saja, utamanya ke rekan kerja yang toxic.

Kantor bisa jadi tidak nyaman, tapi kamu dapat membuatnya nyaman karena ada tujuan mencari nafkah di sana. Di kantor mana pun, pasti kamu akan menemukan sosok rekan kerja yang seperti ini. Pindah kantor bukan suatu pilihan, apalagi dengan susahnya mencari kerja di masa pandemi yang belum kunjung usai. Mari kita buat dirimu nyaman walau ada segala kendala.

 

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

rekan kerja toxic hindari mirzakerja
Loading...
Creator Banner

Gak perlu khawatir, tulisan kamu bisa tetap
TERBACA DAN TRENDING di Brilio.net

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Astro-Lo-Gue Ep. 7 - Patah Hati Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius & Pisces! Buat Sobat Brilio yang menunggu-nunggu, Astro-Lo-Gue balik lagi nih! Masih bareng Aby Respati yang bakalan ngelanjutin penjelasan mengenai hal-hal apa ...

ON FIRE

MORE
Back To Top