×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Beata Maria Trinidya

01 Desember 2020 14:55

Prospero Grech: Kardinal cerdas yang mengedepankan kemanusiaan

Prospero Grech atau Stanley Grech merupakan pribadi yang ceria, baik hati, dan juga memiliki kecerdasan yang membuat orang-orang terkesan..

Prospero Grech: Kardinal cerdas yang mengedepankan kemanusiaan

0



Prospero Grech atau dengan nama asli Stanley Grech lahir pada tanggal 24 Desember 1925 di Birgu, Malta dan meninggal pada tanggal 30 Desember 2019 di Holy Spirit Hospital, Roma, Italia. Prospero Grech pernah menempuh pendidikan di Lyceum, belajar filsafat di St. Mark Priory di Rabat, Malta, serta teologi di St. Monica’s College di Roma. Grech pun mendapatkan gelar Doktor dalam bidang teologi di Gregorian University. Grech memperoleh pemegang lisensi di Kitab Suci dari Pontifical Biblical Institute, Roma pada 1954 serta gelar diploma dalam pendidikan psikologi di University of Fribourg, Swiss. Grech mendapatkan gelar Prospero saat dia bergabung dengan Augustinians Order pada tahun 1943.

Paus Benediktus XVI mengumumkan bahwa dia akan membuat Prospero Grech sebagai Kardinal bersama dengan 21 orang lainnya pada 6 Januari 2012 dan diresmikan pada tanggal 18 Februari 2012. Dengan kata lain, Grech menjadi Augustinian pertama yang menjadi Kardinal selama 111 tahun. Grech juga merupakan salah satu dari sekian orang yang mendirikan Institutum Patristicum Augustinianum di Roma. Institutum Patristicum Augustinianum ini sendiri merupakan lembaga kepausan di Roma yang diawasi oleh Ordo Saint Augustine.

Prospero Grech: Kardinal cerdas yang mengedepankan kemanusiaan

Grech menerbitkan banyak buku dan juga artikel mengenai kajian keagamaan dan juga teologi, beberapa buku tersebut di antaranya adalah Ermeneutica e Teologia Biblica, ‘What Was From the Beginning’: The Emergence of Orthodoxy in Early Christianity, serta An Outline of New Testament Spirituality.

Karena riwayat pendidikannya yang menakjubkan, Grech pun mengajar di berbagai institusi, contohnya adalah di Pontifical Biblical Institute di Roma, Augustinian Theological College di Rabat, serta menjadi professor dalam bidang Teologi Kitab Suci di Lateran University, Roma.

Loading...

Selain prestasi dan karya yang diperolehnya, ternyata Grech merupakan pribadi yang hangat dan juga humoris. Menurut Liza Bingley Miller yang merupakan teman Grech sejak kecil, Grech memiliki sisi yang menyenangkan dan juga selera humor yang baik. Liza mengatakan bahwa mereka sering mengusili satu sama lain saat masih kanak-kanak dan bahkan memiliki nama panggilan spesial untuk satu sama lain.

Grech selalu terbuka untuk nasihat dan merupakan pribadi yang ceria, baik hati, serta juga memiliki kecerdasan yang membuat orang-orang terkesan, serta juga ahli dalam nubuat Alkitab dan Kristen. Grech merupakan pribadi yang liberal serta menunjukkan ironi ke orang-orang terdekatnya dan juga kepada dirinya sendiri. Namun, Grech juga memiliki tatapan yang dipenuhi rasa simpati terhadap negara dan juga gerejanya. Grech juga merupakan pribadi yang menghargai kemanusiaan serta sadar bahwa ia juga manusia yang memiliki kekurangan di samping kelebihan yang dimiliki, serta memiliki pandangan bahwa sesuatu yang ideal sebenarnya tidak dapat dicapai, hidup membuat manusia tetap rendah hati.

Menurut Archbishop Charles Scicluna, Grech merupakan hadiah dari Tuhan dan juga pria yang sangat bijaksana. Kebijaksanaan dari Grech ini bisa dicontoh saat sedang menghadapi masalah di masa pandemi ini. Misalnya saja kita sebagai masyarakat di lingkungan sosial harus bijaksana dalam menentukan keputusan untuk tetap di rumah saja dan tidak memperparah penyebaran virus atau mau pergi keluar hanya untuk sekadar bermain dan membuat penyebaran semakin parah.

Selain kebijaksanaan yang dimilikinya, Grech juga merupakan pribadi yang menghargai kemanusiaan. Dalam hal ini, sikap menghargai kemanusiaan dari Grech ini dapat diimplementasikan di masa pandemi ini. Kita bisa membantu orang-orang yang kesusahan di masa pandemi ini, seperti pedagang kaki lima yang pemasukannya menurun karena pandemi. Bakti sosial di kala pandemi ini juga sudah marak dilaksanakan dalam rangka membantu orang-orang yang kesusahan baik secara ekonomi, sosial, dan juga budaya. Hal ini sejalan dengan sikap Grech yang sangat menghargai kemanusiaan.

*Penulis merupakan mahasiswi semester 1 Fakultas Psikologi Universitas Airlangga Surabaya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

agama katolik katolik
Loading...
Creator Banner

Gak perlu khawatir, tulisan kamu bisa tetap
TERBACA DAN TRENDING di Brilio.net

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Astro-Lo-Gue Ep. 7 - Patah Hati Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius & Pisces! Buat Sobat Brilio yang menunggu-nunggu, Astro-Lo-Gue balik lagi nih! Masih bareng Aby Respati yang bakalan ngelanjutin penjelasan mengenai hal-hal apa ...

ON FIRE

MORE
Back To Top