Brilio
×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
DharmaOne 11

20 September 2019 12:40

Polymerase Chain Reaction, proses dan manfaatnya bagi manusia

Polymerase Chain Reaction adalah teknologi yang bantu seseorang mengenali keluarganya, hingga lakukan deteksi penyakit..

Polymerase Chain Reaction, proses dan manfaatnya bagi manusia

0



Berita mengenai kecelakaan pesawat, kasus pembunuhan, ataupun kematian massal akibat ledakan bom tentu saja bukan hal yang baru di telinga kita. Kasus-kasus tersebut juga tak jarang membuat kita berpikir bagaimana jenazah-jenazah korban dapat dikenali oleh keluarganya meskipun hanya tersisa satu atau beberapa bagian anggota tubuh saja. Dalam melacak anggota keluarga korban, tim forensik dibantu oleh teknologi bernama Polymerase Chain Reaction atau PCR.

PCR ditemukan oleh Kary Banks Mullis dan mendapatkan hadiah nobel di bidang kimia pada tahun 1994. PCR merupakan teknologi dalam biologi molekuler yang memungkinkan untuk menggandakan DNA menjadi ribuan bahkan jutaan kali dari jumlah semula meskipun dari sampel yang hanya sepotong atau sebagian saja. Pada awal pengembangannya, PCR hanya dapat digunakan untuk menggandakan DNA saja, namun sekarang PCR dapat digunakan pula untuk menggandakan RNA.

Secara singkat, proses dalam PCR meliputi denaturasi yang merupakan tahap pemisahan pita-pita DNA, annealing yang merupakan tahap  penempelan primer DNA yang bersifat spesifik, dan diakhiri elongasi atau extension atau penggandaan pita DNA baru. Setelah DNA digandakan, pencocokan DNA dilakukan dengan mengambil sampel DNA keluarga korban kemudian kedua sampel dilihat kecocokannya melalui proses yang disebut elektroforesis. Elektroforesis adalah proses melihat suatu sampel DNA di bawah medan listrik menggunakan alat yang disebut dengan electrophoresis chamber. Hasil elektroforesis selanjutnya dapat ditampilkan pada komputer. Dari hasil elektroforesis, kita dapat mengetahui kecocokan DNA korban dengan keluarganya dengan melihat persamaan jumlah basa atau base pair yang ada pada DNA keluarga korban dengan DNA korban.

Adanya PCR tidak hanya membantu tim forensik untuk mencocokkan korban kecelakaan pesawat, pembunuhan, ataupun peristiwa ledakan bom dengan keluarganya, tapi juga digunakan oleh indrustri makanan dan obat-obatan untuk pembuktian bahwa produk-produk yang dihasilkan bebas dari adanya bahan-bahan terlarang atau bahan haram. Selain itu, teknologi PCR juga sering digunakan untuk deteksi penyebab penyakit yang dialami seseorang dengan sampel suatu bakteri atau RNA dari virus. Melihat banyaknya kegunaan dari PCR, diharapkan ke depannya ilmu pengetahuan, khususnya ilmu-ilmu yang berhubungan dengan kedokteran dan biologi yang menguntungkan umat manusia lebih terbantu dengan adanya PCR.

Source

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

PCR teknologi biologi molekuler DNA
Loading...
Creator Banner

YUK GABUNG SEKARANG UNTUK DAPETIN
UANG TUNAI DARI HASIL KARYAMU!

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

ON FIRE

MORE
Back To Top