×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Harry Rezqiano

14 Januari 2021 09:50

Pilih smartphone atau dedicated portable gaming handheld?

Mana yang lebih baik digunakan untuk bermain video game secara mobile? Smartphone semacam iPhone atau portable gadget seperti Nintendo Switch?.

Pilih smartphone atau dedicated portable gaming handheld?

0



Gaming atau bermain video game bukan lagi dominasi untuk kelompok usia anak-anak maupun remaja. Pada masa lalu mungkin yang namanya bermain video game memang diasosiasikan untuk anak kecil. Mungkin kamu pernah nongkrong di depan pedagang yang menyewakan perangkat Game Watch (atau dalam bahasa pasarannya dulu: “Gimbot”) yang diikat tali? Atau dulu pernah main di tempat video game ding-dong (dan kena palak preman yang ikutan nongkrong di situ)? Intinya, pada satu titik dalam hidup, kamu hampir pasti pernah bermain video game. Dan situasi ini semakin dipermudah pada era internet dan smartphone seperti sekarang. Tidak seperti dua atau tiga dekade lalu.

Pilih smartphone atau dedicated portable gaming handheld?

Foto: Blogspot

Portable gaming dulu sederhana namun tetap perlu biaya lumayan besar. Game Watch yang populer pada era 80-an berharga seperti smartphone di masa sekarang, padahal mesin kecil itu hanya punya layar monokrom, tampilan berulang dengan tombol dan d-pad / directional pad. Seperti game watch Western Bar misalnya.

Loading...

Jika kamu besar di era game watch mungkin pernah main game ini. Nah, zaman makin canggih dan benda seperti Game Watch terus berevolusi jadi portable gaming handheld yang lebih baik. Nintendo merilis Nintendo Game Boy yang memberikan pengalaman bermain lebih seru dan kaya ketimbang game watch sebelumnya.

Evolusi terus terjadi dan menarik minat perusahaan lain untuk mencoba mendapatkan pasar. Perlahan-lahan pemain video game melebar segmentasinya, yang dulunya bocah beranjak dewasa tapi masih menggemari permainan audio visual ini. Masuk era milenium baru, muncul telepon pintar alias smartphone (seperti Apple iPhone series) yang memiliki karakteristik portable gaming handheld mirip Game Boy. Bermain video game dengan mobilitas tidak lagi punya batasan ruang, waktu, tingkat pendidikan, hingga gender dan usia. Mulai dari anak yang baru bisa membaca ABCD hingga aki-aki/nini-nini sekarang bisa bermain video game lewat smartphone yang hampir pasti dimiliki siapa pun di masa kini.

Berbeda dengan portable gaming handheld "beneran" seperti Sony PS Vita atau Nintendo Switchsmartphone memiliki fungsi dasar sebagai alat komunikasi. Bukan buat bermain video game. Tapi tidak berarti smartphone nggak bagus saat dipakai main gamesmartphone kelas atas membuktikan kalau bermain game di smartphone tidak kalah keren jika dibandingkan dedicated gadget seperti Vita atau Switch. Dalam beberapa situasi malah kelihatannya game di smartphone lebih cakep dan menarik. Dan gratis! Banyak game smartphone yang tersedia (di Google Play Store maupun Apple App Store) secara gratis alias tinggal di-download dan dimainkan di smartphone kamu tanpa harus membayar apa pun ke developer-nya. 

Lho? Kalau tersedia gratisan begitu dari mana pembuat/developer game-nya mendapatkan uang/penghasilan?

Di sinilah letak keistimewaan game smartphone sehingga digemari banyak orang (yang bahkan sebenarnya bukan penggemar video game). Game smartphone gratisan biasanya memiliki menu yang disebut “microtransaction” di mana pemain dapat membeli atribut dalam game (seperti skin, kostum, ataupun fitur-fitur yang tidak tersedia buat pemain gratisan) dengan uang nyata. Sehingga walaupun secara teknis game smartphone seperti Free Fire, Mobile Legends, Call of Duty Mobile atau Genshin Impact itu gratis untuk dimainkan, namun pemainnya bisa mengeluarkan sejumlah uang membeli fitur yang tidak dimiliki pemain gratisan. Di kalangan gamers, istilah untuk situasi ini sering disebut sebagai "Freemium", akronim dari kata "Free" (alias gratis) dengan "Premium" yang bermakna bayar.

Sementara perangkat gaming portable mobile beneran seperti Switch maupun Vita mengharuskan pemainnya membeli kaset game atau cartridge (atau men-download-nya di server resmi berbayar). Dalam beberapa situasi, game di perangkat gaming portable juga memiliki fitur microtransaction (disebut dalam istilah “Downloadable Content / DLC”) sehingga menguntungkan pembuatnya dimana mereka bisa menjual “printilan tambahan” dari game yang mereka jual putus sebelumnya seperti kostum atau karakter tambahan seperti game Freemium.

Pertanyaannya sekarang: Kalau begitu bagusan smartphone apa dedicated portable gaming handheld?

Ini tergantung selera dan kebutuhan. Untuk banyak kalangan, membawa gadget terlalu banyak akan merepotkan. Buat apa bawa mesin gaming dan smartphone sekaligus kalau semuanya bisa dilakukan dengan satu gadget saja? Dengan smartphone kamu tidak saja membawa telepon dan mesin bermain game sekaligus, tapi juga pemutar musik, kamera foto, kamera video, agenda, alat penunjuk jalan alias GPS dan seabrek kemampuan lain. Semua dalam satu alat saja, praktis dan tidak repot.

Tapi buat beberapa kalangan lain, bermain game di smartphone tidak seru. Buat saya, tidak nyaman bermain game dengan hanya menyentuh atau menggoyang-goyangkan layar sebagai kontrol dalam game. Saya lebih suka memencet tombol. Menggerakkan jempol dan jari-jari menekan sesuatu saat bermain menimbulkan rasa bermain game yang sudah ada lebih tiga dekade. Sehingga gadget game portable seperti Nintendo Switch atau Sony PS Vita lebih menarik ketimbang smartphone.

Perkembangan video game portable masih akan terus terjadi dan evolusi berikutnya pasti akan semakin meningkatkan kesenangan bermain game seseorang. Bermain game di waktu santai, saat menunggu bus/KRL, atau sambil buang hajat sekalipun merupakan waktu menyenangkan buat jiwa serta pikiran. Tidak masalah jika melakukannya dengan smartphone atau dengan Nintendo Switch. Yang penting happy saja dan menempatkan diri serta waktu yang tepat saat bermain game. Bermain video game saat sedang rapat kerjaan atau ujian semester adalah contoh buruk. Jadi jangan dilakukan, ya.

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

Smartphone Video Game Portable Game Nintendo Smartphone Gaming
Loading...
Creator Banner

Gak perlu khawatir, tulisan kamu bisa tetap
TERBACA DAN TRENDING di Brilio.net

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Astro-Lo-Gue Ep. 7 - Patah Hati Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius & Pisces! Buat Sobat Brilio yang menunggu-nunggu, Astro-Lo-Gue balik lagi nih! Masih bareng Aby Respati yang bakalan ngelanjutin penjelasan mengenai hal-hal apa ...

ON FIRE

MORE
Back To Top