×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Rian Kusuma Dewi

23 Maret 2020 16:30

Hari Tuberculosis Sedunia, ketahui 5 fakta tentang TB

Hari Tuberculosis (TB) Sedunia diperingati pada tanggal 24 Maret setiap tahunnya..

Hari Tuberculosis Sedunia, ketahui 5 fakta tentang TB

0



Tuberculosis atau lebih dikenal TB masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan dunia dan menjadi salah satu penyebab kematian terutama di negara negara berkembang. 24 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai Hari TB Sedunia. Lalu, apa saja yang perlu kamu ketahui tentang tuberculosis?

1. Tuberculosis ditularkan melalui percikan lendir.

TB and Droplet

Tuberculosis paling sering menyerang paru namun juga dapat menyerang organ tubuh lain seperti tulang belakang, kelenjar getah bening, kulit, hingga selaput otak. TB disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis yang ditularkan melalui droplet, yaitu percikan lendir ketika penderita TB berbicara, bersin maupun batuk.

Pada kebanyakan kasus, bakteri yang terhirup akan berdiam di paru-paru tanpa menimbulkan penyakit atau menginfeksi orang lain. Bakteri akan tetap ada di dalam tubuh dan akan mulai menginfeksi saat daya tahun tubuh sedang lemah, sehingga sangat penting untuk memiliki daya tahan tubuh yang baik.

Loading...

Selain itu kondisi malnutrisi, kondisi lingkungan yang buruk, merokok dan penyakit lain seperti HIV dan diabetes dapat memperburuk risiko penyakit TB. Dengan diagnosa dan perawatan tepat waktu dengan lini pertama antibiotik selama enam bulan, kebanyakan penderita dapat disembuhkan dan tidak menyebabkan penularan lebih lanjut.

2. Indonesia peringkat tiga kasus TB secara global.

TB Patient

TB menjadi salah satu dari 10 penyebab utama kematian di seluruh dunia. TB juga menjadi penyebab utama kematian pada orang dengan HIV.

Menurut laporan WHO, pada tahun 2018 diperkirakan terdapat 10 juta kasus TB baru di seluruh dunia di mana 5,7 juta di antaranya adalah laki-laki kemudian 3,2 juta adalah perempuan, 1,1 juta sisanya merupakan anak-anak serta orang dengan HIV menyumbang 9% dari total.

Masih menurut WHO, pada tahun 2018, 1,5 juta orang meninggal karena TB termasuk 251.000 orang dengan HIV. Di mana angka ini turun sebesar 42% sejak tahun 2000.

Sedangkan secara geografis, delapan negara penyumbang dua pertiga kasus TB global adalah India (27%), Cina (9%), Indonesia (8%), Filipina (6%), Pakistan (6%), Nigeria (4%), Bangladesh (4%) dan Afrika Selatan (3%).

3. Anak dan wanita juga rentan terhadap TB.

Walaupun secara signifikan lebih banyak pria daripada wanita yang tertular TB dan meninggal karena TB, namun TB dapat memiliki konsekuensi yang sangat berat apabila terjadi pada wanita. TB di kalangan wanita hamil dikaitkan dengan peningkatan enam kali lipat kematian selama masa kehamilan dan risiko dua kali lipat kelahiran prematur dan berat bayi lahir rendah.

TB pada ibu hamil yang hidup dengan HIV meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi hampir 400%. Sedangkan anak-anak mewakili sekitar 11% dari semua kasus TB. Anak-anak belum memiliki sistem imun yang sangat baik sehingga mereka yang tinggal di lingkungan di mana ada orang dengan TB menular dapat tertular TB, bahkan jika mereka sudah divaksinasi.

4. 24 Maret diperingati sebagai Hari TB Sedunia.

Stop TB

Hari TB Sedunia diperingati pada tanggal 24 Maret setiap tahunnya sejak tahun 1982. Hal ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat global tentang dampak kesehatan, sosial dan ekonomi dari TB sehingga diharapkan dapat bersama meningkatkan upaya mengakhiri epidemi TB. Tanggal ini dipilih sehubungan dengan penemuan Mycobacterium Tuberculosis sebagai penyebab penyakit TB oleh Dr Dr Robert Koch, seorang dokter dan ahli bakteriologi Jerman pada 24 Maret 1882.

5. Apa yang dapat kamu lakukan untuk mencegah TB?

TB Prevention

Yang pertama dapatkan imunisasi BCG terutama bagi anak-anak dan orang yang beresiko tertular TB. Selanjutnya lakukan pemeriksaan dini TB terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi atau yang telah menunjukkan tanda dan gejala TB. Jika memang terbukti menderita TB lakukan pengobatan rutin sesuai saran dokter, jangan sampai putus obat untuk mencegah penularan lebih lanjut dan resistensi antibiotik.

Sebagai langkah pencegahan, perbaiki sirkulasi udara dan pastikan kecukupan sinar matahari masuk ke ruangan untuk mencegah bakteri berdiam dalam ruangan. Dan yang terpenting terapkan pola hidup bersih dan sehat.

Setelah mengetahui 5 fakta TB tadi, yuk sebarkan kesadaran dan pengetahuan tentang TB pada orang-orang di sekitarmu sehingga dapat memperoleh kesehatan bersama. Hidup sehat!

Source

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

#WorldTuberculosisDay #Tuberculosis #EndTB #HariTBSedunia
Loading...
Creator Banner

YUK GABUNG SEKARANG UNTUK DAPETIN
UANG TUNAI DARI HASIL KARYAMU!

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

ON FIRE

MORE
Back To Top