×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Junaedi SE

26 September 2021 11:21

Chat buat doi tak kunjung berbalas? Ini 6 alasannya versi Sedoyo Mawut

Terdapat beberapa kemungkinan mengapa chat kamu pada si doi tak kunjung berbalas. .

Chat buat doi tak kunjung berbalas? Ini 6 alasannya versi Sedoyo Mawut

0



Foto: Anton from Pexels

Saat ini makin banyak aplikasi yang ditawarkan oleh platform digital untuk meningkatkan akselerasi dalam berkomunikasi via gawai aneka merek sesuai dengan kebutuhan pemakainya. Ada aplikasi WhatsApp, Line, dan juga Telegram, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Aplikasi WhatsApp pun jamak digunakan daripada dua aplikasi lainnya. Walau WhatsApp (WA) memiliki kendala dalam pengiriman file yang memiliki memori besar.

Tetapi terkadang muncul hal menjengkelkan bagi sesama pengguna WhatsApp. Terlebih bagi remaja yang sedang memadu kasih. Nah, menurut Sedoyo Mawut terdapat enam hal yang sering dirasakan para pria, yang kerap berharap ketika sedang berkomunikasi via WhatsApp tetapi sering di-prank atau bahkan di-ghosting, padahal status si doi jelas-jelas masih online di aplikasi tersebut.

1. Si doi sedang sibuk dengan teman pria lain (Dhek’e sibuk).

Makanya jangan terlalu GR kalau teman dekat wanitamu cuma mau chattingan sama kamu saja. Bisa jadi ketika chatingan bahasa kamu kurang asyik dan menarik, sehingga si doi mencari teman yang lebih asyik daripada kamu.

2. Si doi bingung bagaimana mau membalas chatting kamu (Dhek’e bingung arep balesi apa).

Loading...

Mungkin si doi kehabisan kata-kata sehingga bingung mau balas apa. Atau bisa jadi chattingan kamu basa basinya itu-itu melulu, sehingga doi merasa malas kalau mengetik cuma itu-itu aja, diulang-ulang terus.

3. Barangkali si doi sedang memilih emoticon yang pas sesuai dengan suasana hatinya (Dhek’e lagi golek emoticon sing cocok).

Wanita itu banyak pertimbangan ketika mau mengungkapkan suasana hati, termasuk ketika memilih emoticon yang pas. Sehingga  butuh waktu yang lama untuk memilih beberapa emoticon yang bisa mewakili suasana hatinya.

4. Si doi mungkin lupa kalau masih chattingan dengan kamu (Dhek’e lali).

Mungkin saja, doi dalam waktu yang bersamaan masih chattingan dengan beberapa kontak nama, atau beberapa grup WhatsApp yang ia ikuti dan sedang seru-serunya, sehingga ia pun lupa chattingan kamu seketika.

5. Si doi menganggap kamu sudah tidak penting lagi (Dhek’e ora penting).

Mungkin kamu pernah nge-ghosting si doi, dan perasaan ini sungguh sangat membekas di hatinya. Sehingga ketika kamu mengajak chattingan, ia pun ganti membalas nge-ghosting kamu karena kamu sudah tidak penting lagi baginya.

6. Si doi tidak peduli lagi pada kamu karena kamu (Dhek’e ra dianggep).

Mungkin karena sudah terlalu lama, setelah mengenal kamu sudah tidak asyik untuk diajak berkomunikasi via WhatsApp atau sudah tak dianggap sebagai teman dekatnya lagi, bisa jadi si doi sudah punya teman baru yang lebih asyik dan membuatnya lebih enjoy buat chattingan.

Demikian kata Sedoyo Mawut, salah content creator yang terkenal dengan narasi konten-kontenya yang selalu digandrungi oleh penggemarnya dalam salah satu unggahan di Instagram Sedoyo Mawut. Ada saja kreativitas kaum milenial dalam membuat konten berbahasa Jawa gaul dan ikut meramaikan jagat media sosial. Konten tersebut juga ramai dijadikan story WA para follower Sedoyo Mawut. Biasanya Sedoyo Mawut membuat konten-konten berupa audio disertai kata-kata penyemangat dalam bahasa Jawa ngoko, walaupun terkadang juga diselipi kata-kata misuh (makian).

Saat ini followers-nya sudah mencapai 186k. Sedoyo Mawut juga merambah ke dunia tarik suara dengan genre dangdut dan hip-hop. Kebanyakan liriknya pun  berbahasa Jawa dan hanya beberapa yang liriknya berbahasa Indonesia di channel YouTube Sedoyo Mawut Project yang saat ini sudah mencapai 43,2 rb subscriber.

Sedoyo Mawut adalah konten kreator dari kampung. Seorang pemuda kampung dengan ciri khasnya kata-kata misuh (makian) dalam bahasa Jawa dengan kreativitas dalam merangkai kata-kata merambah dunia maya. Keberadaannya pun mulai diakui dikalangan konten kreator khususnya di DIY.

Oleh: JUNAEDI, esais Mbantul

Source

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

#wa #wag #story wa #chatting an wa #ala sedoyo mawut
Loading...
Creator Banner

Gak perlu khawatir, tulisan kamu bisa tetap
TERBACA DAN TRENDING di Brilio.net

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

ON FIRE

MORE
Back To Top