Brilio
×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Aminah Alfiani

20 Juni 2019 12:51

Bagaimana cara kerja feromon pada kucing? Ini penjelasannya

Hewan mamalia, terutama kucing mengandalkan feromon untuk melangsungkan hidupnya seperti bereproduksi dan berkomunikasi dengan kelompoknya..

Bagaimana cara kerja feromon pada kucing? Ini penjelasannya

0



Mungkin di antara kalian sudah mengenal adanya feromon pada makhluk hidup. Jika berbicara tentang feromon yang terlintas dalam benak kalian adalah “Hormon Perkawinan”. Apakah benar seperti itu? Bagaimana feromon pada kucing bekerja? Yuk kita ulas!

Apa itu feromon? Feromon dikenal sebagai zat hasil secret kelenjar endokrin yang biasanya digunakan makhluk hidup untuk berkomunikasi, mengenali kelompoknya, hingga berperan dalam proses reproduksi pada hewan.

Berbeda dengan hormon, feromon menyebar ke luar tubuh dan hanya dapat memengaruhi dan dikenali oleh individu lain yang sejenis (satu spesies). Dengan kata lain, feromon tidak hanya berfungsi sebagai “Hormon Perkawinan saja”, namun secara keseluruhan feromon bertugas untuk membantu hewan bertahan hidup, seperti mencari jejak, mencari pasangan pada hewan maupun manusia, sebagai alarm tanda bahaya pada kawanan semut, sebagai penanda status sosial seperti yang terjadi pada lebah.

Pada kucing, feromon berfungsi sebagai hormon perkawinan, penanda teritori (daerah kekuasaan), dan pertanda kepemilikan. Hal ini bertujuan agar tidak ada kucing lain yang mendekati/ merebut daerah maupun milik si kucing. Kita pasti pernah melihat ada kucing yang kencing sembarangan, atas menggosok-gosokkan kepalanya pada badan kita. Nah, saat itulah si kucing menyebarkan pheromone dari kencing maupun dari gosokan pada tubuh kita, mereka akan dengan mudah mengenali “miliknya”. Hal ini biasanya terjadi pada kucing jantan maupun kucing betina. Pada kucing betina, biasanya sang induk akan menggunakan feromon untuk mengikat hubungannya dengan sang anak, misal dengan menjilati tubuh sang anak.

Bagaimana jika kucing peliharaan pergi berjalan-jalan dan lama tidak pulang ke rumah? Untuk kamu pemilik hewan peliharaan khususnya kucing, kamu tidak perlu khawatir karena kucing sudah memiliki insting untuk mengenali pemiliknya. Jadi sejauh apapun dia pergi, dia akan mengandalkan penciumannya untuk mencium bau dari feromon yang telah dia sebarkan.

Loading...

Nah, apakah dari artikel ini sudah membuat kalian paham bagaimana feromon pada kucing bekerja? Jangan khawatir lagi kucing kalian akan hilang, ya!

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

#kucinglucu hubungan #hormon
Loading...
Creator Banner

YUK GABUNG SEKARANG UNTUK DAPETIN
UANG TUNAI DARI HASIL KARYAMU!

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

ON FIRE

MORE
Back To Top