×
Sign in

Hello There

Sign In to Brilio

Welcome to our Community Page, a place where you can create and share your content with rest of the world

  Connect with Facebook   Connect with Google
Home >> Creator
Aditya Mahyudi

26 Maret 2021 14:12

5 Rekomendasi film pendek bertema virus Corona yang patut kamu tonton

Dari kebijakan berada di rumah saja hingga merasakan suasana isolasi mandiri semua terangkum dalam film pendek karya anak bangsa ini..

5 Rekomendasi film pendek bertema virus Corona yang patut kamu tonton

0



Selama hampir satu tahun, wabah virus Corona terus menyebar penularannya ke seluruh penjuru dunia. Akibat dampak kedatangan virus yang berasal dari Wuhan ini, banyak orang yang biasanya beraktivitas normal mulai membiasakan diri untuk memakai masker dan hand sanitizer dalam kehidupan sehari-hari. Selain menaati protokol kesehatan, perubahan gaya hidup tersebut menandakan bahwa kita tidak bisa meremehkan keberadaan virus Corona.

Terinspirasi dari fenomena pandemi Covid-19, beberapa sineas Tanah Air berinisiatif membuat film pendek seputar virus Corona di YouTube. Sebagian besar jalan ceritanya berisi seputar penerapan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ketat serta pengalaman seseorang yang sempat terjangkit Corona hingga akhirnya berkumpul kembali bersama keluarganya sebagai tanda suka cita.

Oleh karena itu, hadirnya film pendek bertema virus Corona dapat mengajak penonton agar semakin sadar diri dalam mencegah penyebarannya melalui gerakan 5M serta menerapkan gaya hidup sehat sejak dini.

Nah, berikut ini merupakan beberapa film pendek tentang virus Corona di YouTube yang bisa kamu tonton.

1. Positif (Hanung Bramantyo dan Jeihan Angga).

Loading...

Film pendek kerja sama antara The Bramantyo dan LawanCovid19 ID ini bercerita tentang seorang karyawan pengiriman paket JNW bernama Tegar (Yusril Fahriza). Dia sangat tidak percaya dengan keberadaan virus Corona yang dianggapnya hanyalah konspirasi pemerintah. Dampaknya adalah Tegar tetap bersikukuh tidak menggunakan masker selama bepergian sehingga dia ketahuan melanggar protokol kesehatan. Sejak didatangi oleh tim tenaga kesehatan, Tegar langsung diseret paksa ke tempat karantina sebab dinyatakan positif Corona.

Selama menjalani masa karantina 14 hari, Tegar mendapat pembelajaran penting seperti ikut senam pagi dan rutin mengonsumsi makanan bergizi berupa ayam protein rendah lemak dan susu murni. Tak sampai di situ, kematian pasien bernama Pak Asep (Broto Wijayanto) menjadi motivasi besar Tegar agar terus bertahan di tempat karantina hingga benar-benar dinyatakan sembuh total. Setelah dinyatakan status negatif Corona usai diperiksa tim tenaga kesehatan, Tegar akhirnya menikmati momen kebersamaan bersama istrinya di rumah tercinta.

2. OTG Covid-19 (Xaverius Endro).

Film ini berkisah tentang seorang karyawati bank bernama Tiwie (Pratiwie Wiwie). Dia mengawali pekerjaannya dengan santai dan optimis. Pada suatu hari, namanya masuk daftar pengurangan karyawan oleh atasannya karena adanya kebijakan Work From Home. Meskipun sempat kecewa dengan keputusan kantor, Tiwie tetap bersikap tabah dan legowo. Dia pun memutuskan pulang kampung ke rumahnya di daerah Baubau, Sulawesi Tenggara dengan menumpang kapal feri.

Seminggu berada di rumah dengan membaca buku, Tiwie sebenarnya ingin mengajak sang pacar, Alfhin (Alfhin Febrianto Manangin) liburan ke pantai untuk menikmati momen romantis. Namun sebelum niatnya terlaksana, Tiwie memutuskan untuk menjalani rapid test di rumah sakit. Setelah diperiksa selama beberapa jam, hasil PCR-nya terbukti negatif Corona. Sejak saat itu, Tiwie diperbolehkan berwisata ke pantai. Satu hal lagi, dia mendapat sebuah kejutan spesial dari Alfhin berupa cincin sebagai tanda resmi bertunangan.

3. Satu Titik (Agus Boled).

Film pendek berbahasa Jawa Brebes produksi Setunggal Film ini wajib kamu tonton selama bulan Ramadan. Satu Titik menceritakan tentang seorang pelajar SMA bernama Jung (Jung) yang ingin sekali merasakan pergi ke luar rumah untuk menghadiri acara buka puasa bersama teman-temannya. Sebelum nekat melangkahkan kakinya ke depan, dia diperingatkan oleh dang ibu supaya tidak pergi ke mana-mana dalam alasan apa pun. Sempat bolak-balik menuju ke halaman depan rumah, Jung pun kembali ke kamar dalam keadaan murung sembari memerhatikan langit.

Karena dilanda kebosanan, Jung menemukan ide cemerlang yaitu menggelar sesi buka puasa di rumah saja melalui aplikasi Zoom. Usahanya tersebut kian membuahkan hasil karena dia bisa menikmati indahnya kebersamaan sama teman-teman sekolahnya walau berada dalam jarak jauh. Pesan moral dari Satu Titik adalah buka puasa bersama bisa dilakukan secara sederhana tanpa harus menghabiskan banyak anggaran dengan tetap di rumah saja selama pandemi.

4. N95 (Ivan Theophilus).

Bagi anak-anak generasi 2000-an mungkin sudah tak asing lagi dengan Ivan Theophilus. Aktor pemeran Blue dalam sinetron Dan ini kembali hadir di layar kaca bukan untuk ikut berakting, melainkan turut menyutradarai film pendeknya berjudul N95 yang diunggah di akun YouTube-nya yaitu Ivan Th. Film garapannya semasa kuliah di SAE Institute Jakarta ini terinspirasi dari fenomena virus Corona di Wuhan yang mulai mengancam kehidupan orang Indonesia. 

Sebagai gambaran cerita, ada seorang wanita karier bernama Linda (Daisy Claraviani) yang sangat sibuk mengurus pekerjaan kantor tanpa sempat istirahat. Di tengah-tengah kesibukan padat, Linda cenderung bersikap cuek terhadap anaknya Darla (Darla Theophilus) yang selalu mengajaknya bermain puzzle. Akibat kecuekan Linda, Darla malah nekat mencari ibunya sendirian di taman bermain sambil berteriak sekuat tenaga.

Sadar karena bertingkah cuek, Linda memutuskan untuk mengetahui kondisi terkini Darla. Baru saja tiba di rumah sambil bermandikan keringat, Linda melihat Darla terjatuh dari kursi yang berujung luka ringan. Linda pun meneteskan air mata dan memeluk erat Darla.

5. Isolasi dan Spaghetti (Rush Ganesan Singh).

Dibintangi oleh sederet artis langganan FTV yaitu Yama Carlos dan Puy Bramanthya, Isolasi dan Spaghetti produksi Lawan Covid19 ID ini sangat direkomedasikan untuk kamu yang ingin merasakan suasana bagaimana rasanya menjalani isolasi mandiri di rumah. Biar nggak tambah penasaran, kamu bisa menyaksikan perjuangan Gisele (Giselle Tambunan) yang baru saja didianogsis positif Covid-19 sebagai kategori Orang Tanpa Gejala (OTG). Demi mencegah penularan virus Corona lebih luas, para tenaga kesehatan menitipkan Gisele kepada sang paman bernama Pak Surya (Yama Carlos) selama menjalani proses karantina mandiri.

Meski awalnya gelisah karena tidak betah tinggal di rumah pamannya, Gisele akhirnya menerima keadaan dirinya yang sedang berada dalam kondisi terpuruk. Apalagi dia tetap diwajibkan berada di kamar oleh tenaga kesehatan agar tidak menularkan virus Corona ke pamannya. Untuk menghilangkan kebosanan, Gisele iseng membuka TikTok berisi promosi ajang pencarian bakat.

Keajaiban mulai datang ketika aroma spaghetti masuk ke kamar Gisele. Saking senangnya, dia langsung bangkit dari tidur panjangnya lalu dia mendadak keluar kamar untuk menyantap spaghetti buatan pamannya dengan penuh semangat.

Source

Disclaimer

Artikel ini merupakan tulisan pembaca Brilio.net. Penggunaan konten milik pihak lain sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Silakan klik link ini untuk membaca syarat dan ketentuan creator.brilio.net. Jika keberatan dengan tulisan yang dimuat di Brilio Creator, silakan kontak redaksi melalui e-mail redaksi@brilio.net

Pilih Reaksi Kamu


Tags

Youtube film pendek karya anak bangsa #virus corona
Loading...
Creator Banner

Gak perlu khawatir, tulisan kamu bisa tetap
TERBACA DAN TRENDING di Brilio.net

Learn More Sign In
Tulis Komentar

RECOMMENDED VIDEO

Subscribe ke akun YouTube Brilio untuk tetap ter-update dengan konten kegemaran Milenial lainnya

ON FIRE

MORE
Back To Top