Detox atau detoksifikasi yaitu cara membersihkan tubuh dari racun dan zat-zat berbahaya di dalamnya supaya sistem pencernaan berjalan lancar tanpa gangguan. Racun dalam tubuh bisa berasal dari polusi dan debu, mikroba, zat-zat sisa metabolisme, juga makanan serta minuman yang kita konsumsi pun berpengaruh.

Tumpukan racun dalam tubuh bisa menimbulkan berbagai penyakit.Meskipun tubuh bisa mengeluarkan racun melalui urin, feses, dan keringat, tetap perlu didukung dengan melakukan detox supaya hasilnya optimal.

Dilansir dari doktersehat.com, menurut ahli gizi dan dokter Christin Gerbstadt, MD, yang juga merupakan penulis buku The Doctors Detox Diet, sebaiknya membersihkan sistem pencernaan sebanyak tiga hingga lima hari, lakukan beberapa kali dalam setahun.

Melakukan detox tidak harus menyiksa diri dalam kelaparan. Kamu tentu saja boleh mengonsumsi berbagai jenis makanan sehat lainnya. Hal yang perlu kamu hindari selama detox adalah mengonsumsi gula, garam, kafein, alkohol, lemak, dan makanan yang mengandung kolesterol.

Bagaimana cara melakukan detox yang tepat? Berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan selama proses detox untuk mendapatkan tubuh yang sehat.

1. Sarapan menu sehat.

Memulai hari dengan mengonsumsi makanan bergizi seperti roti gandum, telur, atau oatmeal sebelum beraktivitas.

2. Rutin makan buah dan sayuran.

Rajin mengonsumsi buah-buahan serta sayuran untuk mencukupi asupan vitamin, mineral, fitokemikal, juga antioksidan dalam tubuh. Masukkan dalam menu makan siang dan malam selama proses detox.

Disarankan mengonsumsi buah seperti anggur hijau yang mengandung banyak serat. Berbagai cara mengolah sayuran dan buah seperti dijus atau membuat smoothie dari campuran bahan tersebut.

3. Hindari kalori berlebih.

Tubuh memang membutuhkan kalori tapi tidak sampai berlebihan. Cukupi kalori tubuh sekitar 14001600 kalori, khususnya selama detox. Kalori yang terlalu banyak tentu tidak sehat.

Tapi, jangan juga menguranginya secara berlebihan, misal hingga 1200 kalori yang bisa menyebabkan tubuh kekurangan vitamin. Selain itu, tubuh jadi membakar otot, bukan lemak jika kamu mengurangi kalori dengan berlebihan.

4. Cukupi cairan tubuh.

Untuk proses pembuangan racun, tubuh membutuhkan cukup cairan di dalamnya. Selain sebagai detox, air dalam tubuh berfungsi untuk menjaga fungsi liver, usus, ginjal dan limpa.

Penuhi cairan tubuh dengan minum setidaknya dua liter air setiap hari. Urin yang tidak berwarna gelap atau pekat dan sering buang air kecil menandakan tubuhmu sudah cukup cairan.

5. Stop makanan tertentu.

Selama proses detox, hindari mengonsumsi makanan dan minuman mengandung gula, tepung atau nasi, alkohol, soda dan kafein. Seperti minuman beralkohol, jika mengonsumsinya dalam jumlah banyak berisiko terjadinya kerusakan hati.

Sedangkan kopi yang mengandung kafein dapat menganggu fungsi organ hati untuk membersihkan racun. Juga, bisa menekan kelenjar adrenal pengendali tekanan darah serta metabolisme tubuh.

Jangan lupa, selama detox harus mengimbangi dengan asupan gizi yang lengkap yaitu vitamin, mineral, lemak baik, protein dan karbohidrat.

6. Perbanyak protein.

Selama detox, perbanyak mengonsumsi makanan dengan kandungan protein seperti kacang-kacangan, ikan dan daging ayam tanpa kulit.

7. Tetap makan gluten.

Tidak perlu menghindari gluten saat detox. Tubuh tetap membutuhkan biji-bijian utuh untuk melawan kolesterol dan sekaligus bantu membuang racun.

8. Minum teh herbal.

Mengonsumsi teh herbal yang terbuat dari campuran bahan-bahan alami seperti daun, akar, bunga, rempah, dan kulit kayu. Teh herbal baik untuk mengeluarkan racun dalam tubuh, bantu melancarkan metabolisme dan peredaran darah.

9. Berpuasa.

Salah satu cara detox yang bagus adalah dengan berpuasa. Saat berpuasa, organ-organ tubuh yang terus-menerus bekerja seperti lambung, hati, pankreas, usus besar dan usus halus dapat beristirahat sementara. Setelahnya, organ-organ pencernaan tersebut dapat memulihkan kembali fungsinya dan bekerja lebih optimal.

Dengan berpuasa maka radikal bebas atau racun akan lebih sedikit masuk ke tubuh. Selain itu, berpuasa membuat pola makan kita lebih teratur yang bantu melancarkan proses detoksifikasi. Dilansir halodoc.com,detox dengan berpuasa ini sesuai anjuran dari dr. Mehmet Cengiz Oz (dokter Oz) dari Amerika. Contoh makanan yang bagus dikonsumsi menurutnya adalah nanas, pisang, jahe. Bisa juga mentimun, lobak, seledri, dan kol.

10. Rutin olahraga.

Rajin berolahraga dapat melancarkan peredaran darah yang mendukung proses detoksifikasi. Tidak perlu harus berat, berolahraga ringan pun tidak masalah asalkan rutin melakukannya tetap memberikan manfaat bagi tubuh.

Lakukan olahraga selama 30 menit hingga satu jam, gunanya untuk membuang racun melalui keringat. Selain itu, aliran getah bening pun jadi lancar kalau rutin berolahraga.

11. Hindari stres.

Stres bisa berakibat hormon berlebih yang tidak baik untuk kesehatan. Hindari stres dengan berusaha menenangkan hati dan pikiran. Atur napas supaya paru-paru dapat bekerja dengan baik dalam memperoleh oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.