Brilio.net - Anak merupakan karunia Allah paling berharga yang dimiliki oleh orangtuanya. Kelak, anak adalah generasi penerus bagi kedua orangtuanya. Maka dari itu, memiliki anak yang sholeh akan menjadi aset untuk kedua orangtuanya, walau mereka sudah meninggal.

Seluruh orangtua pasti menginginkan anaknya tumbuh menjadi sholeh dan sholehah, serta sukses dunia akhiratnya. Setiap orangtua pasti menginginkan hal yang terbaik untuk anak-anaknya baik itu urusan di dunia maupun di akhirat kelak. Hanya saja bukan perkara yang mudah untuk mengajarkan anak-anak mengenai kebaikan sesuai dengan syariat islam.

Dirangkum brilio.net dari berbagai sumber pada Rabu (13/5) selain harus mendidik dengan sabar, orangtua juga harus selalu memanjatkan doa kepada anak-anaknya agar tumbuh menjadi seseorang yang bermanfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Seperti yang diketahui bahwa berdoa adalah amalan untuk memohon dan meminta ridho Allah. orangtua dapat mendoakan anaknya agar meraih kesuksesan dunia akhirat, sukses dalam suatu usaha, sukses dalam mendapatkan rizki, sukses dalam menghadapi ujian, sukses dalam menuntut ilmu tanpa meninggalkan syariat agama islam.

Loading...

- Doa untuk keberhasilan anak

1. Doa agar anak menjadi pintar

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

"Allaahummam-la' Quluuba Aulaadìnaa Nuuron Wa Hik-matan Wa Ahlihim Liqobuuli Ni'matin Wa Ashlih-hum Wa Ashlih bihimul Ummah."

Artinya:
"Ya Allah, isilah hati anak-anak kami dengan cahaya dan hikmah, dan jadikan mereka hamba-hamba-Mu yang layak untuk menerima nikmat-Mu, dan perbaikilah diri mereka dan perbaiki pula umat ini melalui mereka."

2. Doa agar anak menjadi cerdas

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Allahummaj'alhu Shohiihan Kaamilan, Wa 'Aqilan Haadziqon, Wa 'Aaliman 'Amilan

Artinya:
"Ya Allah, jadikanlah anakku, anak yang sehat sempurna, Memilki akal cerdas, dan memilki ilmu dan suka beramal."

3. Doa agar anak beriman dan bertakwa

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Wallazina yaquluna rabbana hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyaatinaa qurrata a'yuniw waj'alnaa lil-muttaqina imaamaa

Artinya:
Dan orang-orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan anak-anak kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

4. Doa agar anak rajin beribadah

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Rabbij'alni Muqimas-salaati Wa Min Zurriyyati Rabbanaa Wa Taqabbal du'a

Artinya:
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mengerjakan sholat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku."

5. Doa agar anak berbakti kepada orangtua

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Allahumma Barikliy Fii Awladiy, Wa La Tadhurruhum, Wa Waf Fiqhum Li Tho'atik, War Zuqniy Birrohum

Artinya:
"Ya Allah limpahkanlah barokah kepadaku dan anak-anakku, janganlah Engkau timpakan mara bahaya kepada mereka, limpahkanlah kepada mereka taufik untuk taat kepada-Mu dan karuniakanlah kepadaku rejeki berupa bakti mereka."

6. Doa memohon kebaikan untuk anak

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Allahumma Bariklii Fii 'Aulaazdii Waahfathhum Wa Laa Tathurra Hum Waarzukna Birrohum

Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah kebaikan yang banyak kepada anak-anak hamba, jagalah mereka dan jangan Engkau celakakan mereka. Karuniakanlah kepada kami ketaatan mereka."

7. Doa untuk memohon anak yang baik

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Robbiy habliy mil ladunka dzurriyyatan thoyyibatan innaka sami'ud du'a

Artinya:
"Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku dari sisi-Mu seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa."

- Cara mendidik anak agar sukses

1. Memberikan nama yang baik

Ketika anak lahir, berilah nama yang baik untuk anak. Nama yang mengandung doa, agar kelak anak dapat tumbuh dengan sholeh dan sholehah.
Dalam suatu hadits, diceritakan bahwa Nabi pernah mengganti nama Hazan, yang berarti kesedihan menjadi Sahal yang berarti kemudahan. Nabi juga bersabda dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad "Sesungguhnya kalian akan dipanggil nanti pada Hari Kiamat dengan nama-nama kalian dan nama bapak-bapak kalian. Maka, perbaguslah nama-nama kalian."

2. Memberikannya kasih sayang

Aqra' bin Habis, pemuka Bani Tamim mengaku, "Demi Allah, aku mempunyai 10 orang anak, tetapi tak satu pun kuciumi di antara mereka." Nabi pun memandangnya dan berkata, "Barang siapa yang tidak mengasihi, ia tidak akan dikasihi."

3. Memperhatikan pergaulan sang anak

Memperhatikan pergaulan dan lingkungan pertemanan anak sangat perlu apalagi di jaman sekarang yang sudah banyak mengubah anak menjadi terkontaminasi dengan hal-hal yang tidak baik. Seperti dalam suatu hadits, Rasulullah bersabda: "Perumpamaan kawan yang baik dan kawan yang buruk seperti seorang penjual minyak wangi dan seorang peniup alat untuk menyalakan api."

4. Memperhatikan pendidikan untuk anak

Nabi pernah bersabda: "Hormatilah anak-anakmu dan perhatikan pendidikan mereka, karena anak-anakmu adalah karunia dari Allah kepadamu."

Dengan pendidikan maka anak akan tumbuh menjadi seorang yang berakhlak, terutama dengan memperkuat pendidikan agamanya.

5. Senantiasa mendoakan anak

Salah satu doa yang diijabah oleh Allah adalah doa orangtua kepada anaknya. Maka dari itu, senantiasa menjadi orangtua yang selalu mendoakan anak-anaknya. Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Furqan ayat 74 yang berbunyi,

Doa orang tua untuk keberhasilan anak © 2020 brilio.net

Wallaziina yaquluna rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa zurriyyaatinaa qurrata a'yuniw waj'alnaa lil-muttaqiina imaamaa

Artinya:
Dan orang orang yang berkata: "Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

6. Ingatkan anak untuk sholat dan beribadah

Biasakan anak sejak dini cara beribadah seperti tentang cara berwudlu, gerakan sholat, dan bacaannya. Rasulullah bersabda: "Perintahlah anak-anakmu mengerjakan salat ketika berusia tujuh tahun, dan pukullah mereka karena meninggalkan salat bila berumur sepuluh tahun, dan pisahlah tempat tidur mereka (laki-laki dan perempuan)".