Brilio.net - Mendekati hari H Lebaran atau dalam 10 hari terakhir Ramadhan, umat muslim biasanya disibukkan dengan berbagai persiapan Lebaran. Aktivitas yang banyak dilakukan adalah membuat kue kering, berbelanja baju dan aksesoris baru, mendekor ulang rumah, hingga pulang kampung.

Semakin mendekati hari kemenangan, orang-orang justru tidak meningkatkan frekuensi ibadahnya karena disibukkan dengan hal-hal yang sudah disebutkan diatas.

Padahal, Rasulullah SAW menyarankan agar para umatnya memperbanyak ibadah di hari-hari terakhir bulan Ramadhan. Terlebih lagi, malam Lailatul Qadar yang sangat istimewa juga akan terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan.

Supaya tidak merugi karena terfokus pada hal-hal yang berbau duniawi dan tidak memperbanyak ibadah di hari-hari terakhir di bulan Ramadhan, ada baiknya menjalankan amalan yang memiliki pahala besar.

Loading...

Nah, berikut brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Kamis (6/5), inilah amalan yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada 10 hari terakhir Ramadhan dan memiliki ganjaran pahala yang besar.

1. Bersedekah.
Menjelang hari H Lebaran, ada baiknya semakin memperbanyak bersedekah pada orang-orang yang membutuhkan supaya dapat mencukupi sedikit dari kebutuhan mereka.

Bentuk sedekah yang bisa dilakukan adalah menyediakan menu buka puasa maupun membagikan bahan-bahan kebutuhan pokok.

2. Membaca Alquran.
Pada 10 hari terakhir Ramadhan dianjurkan pula untuk semakin memperbanyak bacaan Alquran, terutama membaca Alquran di sepertiga malam dan setelah sholat subuh karena dapat lebih fokus.

Keutamaan membaca Alquran ini dijelaskan dalam sebuah hadits, "Abdullah ibn Mas'ud, Rasulullah SAW bersabda: Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah (Al Quran), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Satu kebaikan akan dilipatkan menjadi sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf. Namun, alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf," (HR. At-Tirmidzi).

3. I'tikaf.
Amalan ini dianjurkan untuk dilakukan karena Rasulullah SAW pun memperbanyak i'tikaf untuk memperbanyak ibadahnya. I'tikaf merupakan ibadah yang dilakukan untuk mendekatkan diri pada Allah dengan cara bermuhasabah atas segala perbuatan yang telah dilakukannya.

Selain itu, orang yang melakukan i'tikaf juga harus melaksanakan sholat, memperbanyak bacaan Alquran, berdzikir, berdoa, dan beristighfar.

I'tikaf pun dapat dilakukan di masjid dan rumah. Apabila dilakukan di rumah, i'tikaf dapat dilakukan di sebuah ruangan yang dikhususkan untuk beribadah.

4. Melaksanakan sholat malam (qiyam Ramadhan).
Ketika 10 hari terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW banyak menjalankan ibadah pada malam hari hingga menjelang waktu subuh, terutama menunaikan sholat malam.

Sholat malam ini terdiri dari sholat tarawih, witir, dan tahajud. Dalam sebuah hadits dijelaskan mengenai keutamaan sholat malam, "Barangsiapa melaksanakan sholat pada malam Lailatul Qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR. Al-Bukhari).

Rasulullah SAW pun bersabda "Jika seseorang melakukan shalat (tarawih dan witir) bersama imam sampai selesai, niscaya dicatat baginya pahala shalat semalam suntuk." (HR. Abu Dawud, shahih).

5. Memperbanyak berdoa.
Berdoa pada bulan Ramadhan dan sepertiga malam memang sangat dianjurkan karena bulan ini penuh dengan ampunan dan Allah SWT akan memberikan pahala yang besar.

Berdoa di bulan Ramadhan ini menjadi lebih istimewa apabila dilakukan pada 10 hari terakhir Ramadhan karena di waktu-waktu tersebut akan terjadi malam Lailatul Qadar. Pada malam tersebut, doa-doa akan diamini oleh para malaikat dan Allah pun akan mengabulkannya.