Brilio.net - Saat ini perkembangan industri kecantikan memang sangat pesat. Apalagi, banyak masyarakat khususnya anak muda memanfaatkan teknologi digital untuk mendapatkan informasi mengenai dunia kecantikan.

Tak heran, banyak sekali anak muda yang menjadi beauty blogger atau bahkan beauty vlogger. Dari sana anak muda bisa mendapatkan informasi yang banyak. Lantas, bagaimanakah cara menjadi beauty writer yang andal?

Seorang beauty writer bernama Poppy Septia yang sudah cukup lama berkecimpung di dunia kecantikan memberikan trik menjadi beauty writer yang andal. Menurutnya, saat membuat tulisan seorang writer harus konsisten dengan setiap tulisan yang dibuat.

"Untuk bisa menjadi beauty writer yang andal, kalau aku pribadi sih aku itu hati-hati banget kalau menulis ataupun mengedit. Biasakanlah untuk memakai tata Bahasa Indonesia yang baik, selain itu harus rajin dan konsisten latihan terus," katanya saat ditemui media belum lama ini.

Menurutnya, setiap orang bisa menulis. Kunci utamanya adalah seseorang tersebut harus banyak latihan.

"Kalau jarang-jarang ya nanti tidak akan terbiasa, lain cerita kalau terus berlatih terus mengasah tulisan setiap hari. Nanti kita akan menemukan ritme dan gaya menulis kita sendiri yang nyaman seperti apa," tambahnya.



Sementara itu, untuk masalah teknik penulisan, ibu satu anak ini mengatakan teknik penulisan harus sangat dipelajari dan diperhatikan. Tidak hanya itu, dengan didukung sengan passion gang dimiliki mengenai dunia kecantikan, semuanya akan terbantu menjadi beauty writer yang andal.

"Basically aku percaya semua orang bisa menulis, hal utama yang mendasar ialah harus passionate sama bidang ini, ya bidang dunia kecantikan ini. Harus punya ketertarikan yang tinggi dulu, karena pada akhirnya kita juga yang menjalani. Walau tidak punya latar belakang dunia jurnalistik secara formal, tetap bisa kok menjadi penulis kecantikan yang andal asal passionate sama bidang ini," tambahnya.

Ia pun menyarankan untuk bisa tulisan tersebut banyak dibaca oleh banyak orang, harus selalu fokus kepada poin-poin penting yang ingin disampaikan kepada pembaca.

"Fokus tulis poin-poin penting yang mau disampaikan ke pembaca, supaya "pesan" nya dapat, namun juga ringkas dengan bahasa yang nyaman sesuai target pembaca yang dituju. Bikin tulisan dengan judul yang menarik, dengan catatan konten isinya juga tetap harus satu benang alias nyambung.

"Sekarang banyak banget kan, judulnya apa eh isinya ternyata lain. Untuk artikel online sih, jangan terlalu panjang karena dasarnya orang itu malas membaca kalau terlalu panjang. Beda kalau untuk media cetak, bisa lebih panjang karena dikembangkan lebih detail lagi," paparnya.