Brilio.net - Di negara yang jumlah kendaraan bermotornya sudah mencapai menembus angka berjuta-juta unit, pekerjaan menjadi tukang parkir memang bisa dibilang pekerjaan yang lumayan menguntungkan. Makanya, sudah nggak asing lagi kalau di Indonesia, hampir di setiap tempat selalu saja ada tukang parkirnya.

Tukang parkir di Indonesia ini ada berbagai tipe. Seperti yang telah dirangkum brilio.net, Sabtu (27/6) ini dia jenis-jenis tukang parkir di Indonesia yang pasti sering kamu temui di berbagai tempat.

1. Bayar-pergi
Tukang parkir yang satu ini cirinya mudah dikenali. Biasanya tukang parkir ini ada di halaman suatu toko. Kerjanya cuma duduk-duduk di dekat motor atau mobil. Nah, begitu kamu membayar parkir, maka tukang parkir ini akan langsung pergi begitu saja. Boro-boro bantu kamu menyeberang jalan atau balik arah, mengeluarkan motormu dari deretan motor yang diparkir saja biasanya nggak mau.

2. Musiman
Jenis musiman ini adalah orang-orang yang tiba-tiba menjadi tukang parkir saat ada keramaian saja. Seperti saat ada panggung dangdut, pertandingan sepak bola antar kampung, pasar malam, bahkan saat pesta kawinan. Tukang parkir jenis ini akan menggunakan lahan apa saja untuk menjadi area parkirnya. Bahkan halaman rumah orang pun bisa mereka manfaatkan. Ongkosnya? Bisa dua kali lipat parkir biasa. Mereka juga biasanya nggak pakai seragam dan identitasnya nggak jelas.

Loading...

3. Nggak ada kembalian
Kalau kamu membayar parkir sebaiknya dengan uang pas, karena kalau kamu lagi apes ketemu tukang parkir seperti ini kamu akan rugi. Tukang parkir jenis ini mungkin nggak akan malas membantu kamu mengeluarkan kendaraan, tapi saat kamu bayar dengan uang pecahan lebih besar dari tarif, dia akan mengeluarkan kata saktinya, "wah, nggak ada kembalian." Otomatis kamu yang males nunggu lama atau keburu pergi akan bilang "Ya udah, bawa aja." Nah lo, kamu udah kejebak!

4. Hantu gentayangan
Ini nih tukang parkir yang banyak disebelin oleh pengguna kendaraan bermotor. Kenapa? Mereka kayak hantu gentayangan! Bayangin saja, misalkan saat kita parkir susah payah dia nggak kelihatan batang hidungnya tapi tiba-tiba pas kita belum nyalain kendaraan dia udah nungguin siap-siap untuk nagih uang parkir. Lebih nyebelin lagi mereka biasanya nggak pakai atribut tukang parkir seperti seragam atau minimal peluit.

5. Tukang parkir sejati
Tukang parkir jenis ini begitu menjiwai pekerjaannya dan pasti jujur. Perlengkapannya pasti lengkap, pakai rompi seragam, bawa peluit, dan tentunya udah nyiapin karcis parkir. Servisnya tentu saja nggak sembarangan, menata motor & mobil dengan rapi, menaruh kardus di atas jok biar nggak kepanasan, narik motor yang kesusahan keluar, dan bantu kamu menyeberang atau putar balik. Dan tentunya hanya mau dibayar sesuai tarif, kemudian bilang "terima kasih".

Nah, kalau kamu sendiri paling sering ketemu tukang parkir yang seperti apa guys? Atau kamu menemukan tukang parkir jenis baru?

BACA JUGA:

Berapa sih biaya parkir yang sebenarnya? Ini penjelasannya

Asyiknya jadi tukang parkir di sini, sering ketemu artis

Nasib juru parkir wanita, gadaikan motor demi ganti rugi motor hilang

Anta, mahasiswa tukang parkir lulus STAN dengan uang saku Rp 50 ribu

Hidup sendiri, wanita 50 tahun ini sudah 15 tahun jadi tukang parkir

Kisah Anta, rela jadi tukang parkir demi bisa kuliah