Brilio.net - Setiap orang pernah mengalami diare, meski hanya beberapa saat. Di mana muncul perasaan buang air besar secara terus menerus, kotoran yang keluar berbentuk cair, perut terasa kram, perut nyeri, hingga kembung. Pada umumnya, penyakit ini bisa terjadi seharian penuh. Sedangkan diare akut bisa berlangsung kurang dari 2 minggu.

Penyebab diare bisa dari berbagai sumber. Mulai dari infeksi virus, infeksi bakteri, keracunan makanan, penggunaan antibiotik, mengonsumsi makanan diet yang tidak benar yang mengakibatkan gangguan pencernaan, serta meminum cairan yang sudah terkontaminasi.

Badan akan terasa lemas karena cairan terus keluar dari tubuh jika diare tidak cepat diatasi. Oleh sebab itu, segera obati diare supaya tidak bertambah parah dengan meminum obat dari dokter. Namun demikian, ada cara alami yang bisa kamu tempuh selain dari mengonsumsi obat.

Terdapat beberapa tanaman herbal yang bisa jadi obat diare, dipercaya ampuh, mudah dibuat, dan tanpa efek samping. Berikut tanaman obat untuk mengatasi diare seperti brilio.net rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/1).

Loading...

1. Jambu biji.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Bukan rahasia lagi kalau jambu biji sering dipakai untuk mengatasi diare. Dilansir dari healthline.com, tanaman jambu biji adalah sumber serat makanan yang baik. Oleh karena itu, makan lebih banyak jambu biji dapat membantu pergerakan usus tetap sehat dan mencegah sembelit.

Ekstrak daun jambu biji juga dapat bermanfaat bagi kesehatan pencernaan, mengurangi intensitas dan durasi diare. Karena ekstrak daun jambu biji bersifat antimikroba yang dapat menetralkan mikroba berbahaya di usus yang biasa menyebabkan diare.

Cara pembuatan:
– Bersihkan 6 helai daun jambu biji.
– Seduh dengan 1 gelas air mendidih. Bisa ditambah madu untuk pemanis.
– Minum 2 kali sehari untuk pagi dan sore

2. Jahe.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Jahe sudah umum diseduh dan diminum untuk menghangatkan badan. Dikutip dari medicalnewstoday.com, tumbuhan herbal suku temu-temuan ini juga bisa dipakai mengobati diare, meredakan akibat keracunan, serta menyingkirkan kram perut.

Kandungan antiradang di dalam jahe itu lah yang akan melawan bakteri jahat di tubuh. Untuk mengatasi diare dengan jahe, ambil sepotong jahe kecil, bersihkan, lalu parut. Kemudian tambahkan satu sendok teh madu, aduk rata. Selanjutnya, minum parutan jahe tersebut.

Kamu juga bisa mengonsumsi dengan cara lain, yaitu potong jahe lalu geprek, setelah itu rebus dengan air sampai mendidih, tuang dan saring ke gelas. Minum selagi masih hangat.

3. Peppermint.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Peppermint sering dipakai sebagai obat yang membantu mengatasi mual dan sakit perut karena mentol dalam daunnya merupakan analgesik alami, atau pereda nyeri. Dikutip dari healthline.com, cara mengaplikasikan peppermint untuk obat diare bisa dengan berbagai cara. Mulai dari menyeduh secangkir teh peppermint, mengendus (menghirup) ekstrak peppermint, menghisap permen mint, mengunyah daunnya sendiri.

4. Zehneria scabra (Linn. f.) Sond.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Dihimpun dari sebuah jurnal hindawi.com, Zehneria scabra adalah salah satu tanaman obat yang umum digunakan dalam praktik pengobatan tradisional Ethiopia. Daun dari tanaman ini bisa meredakan diare. Selain itu, Zehneria scabra juga bisa dimanfaatkan untuk pengobatan luka, alopecia, dan eksim dalam pengobatan tradisional.

5. Daun kayu putih.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Selain daun jambu biji, daun kayu putih juga dipercaya mampu mengobati diare. Cara mengobati diare dengan daun kayu putih mudah, yakni keringkan terlebih kurang lebih 10 gram dulu daun kayu putih. Kemudian rebus menggunakan 2 gelas air sampai mendidih dan menyisakan takaran 1 gelas.

6. Daun sendok.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Tanaman ini punya nama latin Plantago major. Bentuk daunnya menyerupai sendok, sebab itu lah tanaman ini disebut daun sendok. Tanaman ini sudah dipercaya sejak dahulu bisa jadi obat tradisional berbagai macam penyakit, diare misalnya. Di dalamnya terkandung komponen antiinflamasi dan ekstrak etanol.

Kedua kandungan tersebut mampu mengatasi peradangan sehingga memperlancar sistem pencernaan. Dikutip dari dinkes.surabaya.go.id, daun sendok bisa dipakai untuk mengatasi diare, karena juga mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol.

Bahan yang dibutuhkan:
- 30 gram daun sendok
- 3 gelas air

Cara pembuatan:
- Cuci bersih daun sendok.
- Rebus daun sendok dengan air hingga mendidih.
- Tunggu air menyusut setidaknya tersisa 1 gelas.
- Minum 2 kali sehari 1/2 gelas untuk pagi dan sore.

7. Secang.

tanaman obat diare ©freepik.com

foto: freepik.com

Tanaman secang yang tergolong sebagai suku polong-polongan ini punya kayu yang bisa dijadikan sebagai rempah-rempah dan obat herbal. Tumbuhan ini kerap ditemui di daerah yang tidak terlalu dingin, tertanam di halaman hingga pegunungan. Menurut laman resmi dinas kesehatan Kota Surabaya melalui dinkes.surabaya.go.id menyebutkan, secang memiliki kandungan alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang bisa mengatasi diare secara alami.

Bahan yang dibutuhkan:
- 5 gram kayu secang
- 2 gelas air

Cara pembuatan:
- Cuci bersih kayu secang.
- Potong kayu secang jadi berukuran kecil-kecil.
- Rebus kayu secang dengan air kurang lebih selama 15 menit.
- Saring jika sudah dingin. Minum 2 kali sehari untuk pagi dan sore.