Brilio.net - Spirulina adalah alga biru kehijauan yang merupakan tumbuhan air tawar. Spirulina memiliki kandungan protein dan vitamin tinggi, yang membuatnya menjadi suplemen makanan yang sangat baik bagi para vegetarian atau vegan.

Spirulina dikenal sebagai makanan padat nutrisi karena mengandung banyak vitamin, termasuk vitamin A, C, E dan B, serta berbagai macam mineral seperti kalsium, magnesium, seng dan selenium. Secara khusus, vitamin C dan selenium adalah antioksidan dan membantu melindungi sel dan jaringan kita dari kerusakan.

Alga ini juga merupakan sumber zat besi vegan yang sangat baik, menyediakan 2 mg per sendok makan (7gr), yang merupakan sekitar 23% dari Nilai Referensi Gizi (NRV) untuk pria di atas 18 tahun dan wanita di atas 50 tahun, dan 13% dari NRV untuk wanita berusia 19-49 tahun.

Spirulina juga tinggi protein, dengan hanya 1 sdm (7 gram) yang menyediakan hampir 4 gram protein per porsi. Di Indonesia, spirulina justru banyak digunakan sebagai produk perawatan wajah seperti masker. Biasanya, spirulina dikemas dalam bentuk kapsul. Padahal, selain untuk merawat kulit, spirulina juga dapat dijadikan suplemen makanan yang menyehatkan.

Loading...

Ada beberapa penelitian tentang manfaat spirulina dan efek positifnya pada kadar glukosa darah. Pada 2017, sebuah makalah diterbitkan yang menunjukkan bahwa spirulina menurunkan kadar glukosa darah pada tikus diabetes, dan para peneliti menyarankan bahwa ini mungkin bermanfaat di masa depan bagi mereka yang menderita diabetes tipe 1.

Hal ini selanjutnya didukung oleh penelitian lain di Journal of Medicinal Food yang menemukan suplementasi spirulina 2 gram sehari selama 2 bulan pada 25 individu dengan diabetes tipe 2 membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan profil lipid mereka.

Berikut 10 manfaat spirulina untuk kesehatan, brilio.net lansir dari healthline.com dan stylecraze.com pada Senin (21/12).

1. Mencegah keracunan arsenik.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Keracunan arsenik kronis adalah masalah yang dihadapi kebanyakan negara, terutama AS di barat, Bangladesh dan India di timur. Tetapi penelitian menunjukkan bagaimana ekstrak spirulina membantu membalikkan keracunan arsenik. Dan menurut peneliti Bangladesh, kurangnya pengobatan khusus telah mengarah pada evaluasi pengobatan alternatif seperti ganggang biru-hijau. Dalam studi lain, pasien yang terkena keracunan arsenik kronis melihat 47% penurunan logam berat dalam tubuh mereka setelah mendapat asupan spirulina.

2. Bantu turunkan berat badan.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Spirulina merupakan suplemen makanan yang bergizi tinggi, rendah kalori dan mengandung banyak kandungan nutrisi. Selain itu, spirulina juga dapat menjadi bahan ampuh untuk menurunkan berat badan tanpa kehilangan nutrisinya. Hasil uji coba terkontrol plasebo double-blind 2016 menunjukkan bahwa spirulina dapat membantu manajemen berat badan. Dalam studi tersebut, orang yang kelebihan berat badan dan secara teratur makan spirulina selama 3 bulan menunjukkan peningkatan indeks massa tubuh.

3. Membantu melawan kanker.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Antioksidan dalam spirulina mencegah stres oksidatif, yang merupakan salah satu penyebab utama kanker. Bahkan tes laboratorium telah menunjukkan bahwa alga biru-hijau memiliki kemampuan untuk mencegah mutasi DNA. Studi lebih lanjut mendukung peran kemopreventif spirulina. Spirulina juga meningkatkan produksi antibodi, protein pelawan infeksi tertentu, dan sel lain yang meningkatkan kekebalan dan mencegah kanker.

Satu studi meneliti 87 orang dari India dengan lesi prakanker disebut fibrosis submukosa oral (OSMF) di mulut. Di antara mereka yang mengonsumsi 1 gram spirulina per hari selama satu tahun, 45% melihat lesi mereka hilang, dibandingkan dengan hanya 7% pada kelompok kontrol.

4. Menjaga kesehatan otak.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Spirulina dapat menurunkan peradangan di otak. Artinya, ini bisa menjadi pengobatan pelengkap yang efektif untuk penyakit Parkinson, yang disebabkan oleh pembengkakan dan peradangan di otak. Alga biru-hijau juga dapat mencegah kehilangan memori dengan mengurangi stres oksidatif di otak.

5. Meningkatkan kesehatan jantung.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Spirulina dapat menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus meningkatkan kesehatan jantung. Pada saat yang sama, spirulina juga dapat meningkatkan kolesterol baik, yang sekali lagi dibutuhkan untuk kesehatan jantung.

6. Sebagai suplemen anti radang.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Manfaat spirulina untuk tubuh yang selanjutnya adalah dapat menjadi sumber antioksidan yang baik bagi tubuh dan memiliki sifat anti radang yang kuat. Kerusakan oksidatif dapat merusak DNA dan sel tubuh. Kerusakan ini dapat mendorong peradangan kronis, yang berkontribusi terhadap kanker dan penyakit lain.

Spirulina merupakan sumber antioksidan yang luar biasa, yang dapat melindungi dari kerusakan oksidatif. Komponen aktif utamanya disebut phycocyanin. Zat antioksidan ini juga memberi spirulina warna biru-hijau yang unik. Phycocyanin dapat melawan radikal bebas dan menghambat produksi molekul pemberi sinyal inflamasi, memberikan efek antioksidan dan anti-inflamasi yang mengesankan.

7. Meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Kerusakan oksidatif yang diinduksi oleh olahraga adalah penyebab utama kelelahan otot. Makanan nabati tertentu memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu atlet dan individu yang aktif secara fisik, meminimalkan kerusakan ini.

8. Meningkatkan kesehatan pencernaan.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Setiap orang pasti pernah mengalami gangguan pencernaan. Protein dalam spirulina mendukung pencernaan yang sehat. Tubuh menyusun kembali asam amino yang disediakan spirulina menjadi enzim pencernaan, dan ini selanjutnya membantu pencernaan.

9. Bantu turunkan tekanan darah.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Tekanan darah tinggi merupakan pendorong utama yang menyebabkan banyak penyakit serius, termasuk serangan jantung, stroke dan penyakit ginjal kronis. Sementara itu, dosis 4,5 gram per hari telah membuktikan bahwa manfaat spirulina untuk tubuh terbukti dapat mengurangi tekanan darah pada individu dengan kadar normal. Pengurangan ini diperkirakan didorong oleh peningkatan produksi oksida nitrat, molekul pensinyalan yang membantu pembuluh darah menjadi rileks dan melebar.

10. Mengobati diabetes.

Manfaat spirulina untuk kesehatan © 2020 brilio.net

foto: freepik.com

Ada beberapa kasus di mana spirulina mengungguli obat diabetes seperti Metformin. Dalam sebuah studi pada 25 pasien dengan diabetes tipe 2, konsumsi spirulina menyebabkan perbaikan gejala yang drastis. Hal ini selanjutnya didukung oleh penelitian lain di Journal of Medicinal Food yang menemukan suplementasi spirulina 2 gram sehari selama 2 bulan pada 25 individu dengan diabetes tipe 2 membantu mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan profil lipid mereka.