Brilio.net - Seorang desainer selalu berusaha untuk memamerkan karya-karyanya lewat gelaran fashion show. Tapi apa jadinya ya kalau sebuah acara fashion show justru dilakukan empat desainer sekaligus?

Inilah kolaborasi yang dilakukan empat desainer Tanah Air, Indira Hadi (Jarit), Dewi Ru (DRU), Chita dan Afril (Carmel) dan Tasya [bi] yang digelar di The Legacy, New Playground, Lippo Mall Kemang, Kamis (24/11). Para desainer berkolaborasi untuk menghasilkan koleksi menarik dengan tetap mengedepankan kecintaan terhadap kain Indonesia.

Meski mereka memiliki kesamaan, tapi karakter yang ditampilkan masing-masing brand berbeda lho. Jarit dan DRU misalnya, keduanya mengangkat tema Asmara. Jarit ditampilkan dengan karya yang sangat unik karena materinya menggunakan teknik tenun tanpa memakai mesin sama sekali.

Kolaborasi 4 Desainer © 2016 brilio.net

Asmara, kolaborasi produk Jarit dan DRU (brilio.net/syifa fauziah)

Kemudian dilukis dengan teknik ecodyed dengan motif kain yang dibuat dari daun jati, daun singkong, dan daun waru dengan proses yang memakan waktu panjang. Koleksi Asmara ini makin ciamik dengan paduan koleksi aksesoris DRU seperti kalung, gelang dan anting yang menggunakan mutiara air tawar yang padupadankan rantai dan kristal Swarovski, Hasilnya? Koleksi aksesori yang cantik dan memukau.

“Kami dan perajin membuat koleksi Asmara dengan sepenuh hati dengan harapan seakan-akan koleksi ini hidup dan memiliki jiwa,” jelas Dewi Ru dan Indira,” kata Dewi Ru.

Nah Indira menjelaskan alasan mengangkat tema Asmara. Menurutnya, asmara atau cinta punya makna yang luas. Bisa mencintai sang pencipta, alam, pasangan, atau anak. “Ini ibarat bentuk cinta dari Jarit dan tenun,” ujarnya Indira.

Sementara [bi] hadir dengan koleksi batik yang berbeda. Dominan hitam putih namun diberi sentuhan shocking color untuk memberikan kesan lebih playful dan stylish. “Sebenarnya [bi] bisa untuk acara formal, tapi koleksi kali ini untuk penggunaan sehari-hari," jelas Tasya.

Loading...

Kolaborasi 4 Desainer © 2016 brilio.net

Koleksi [bi], dominan hitam putih (brilio.net/syifa fauziah)

Nah, bagi kamu saban hari selalu semangat dan ceria, brand Carmel layak dicoba. Sebab, koleksi ini mengutamakan kenyamanan dengan mengusung tema Clotish, Koleksi ready to wear ini mengedepankan kain tradisional Indonesia seperti batik, tenun, dan lurik.

Kolaborasi 4 Desainer © 2016 brilio.net

Koleksi Carmel, buat kamu yang suka tampil ceria (brilio.net/syifa fauziah)

“Kami ingin mengangkat tema playful menggambarkan diri kami yang ringan dan simpel. Kita juga tetap menggunakan material tradisional agar rasa Indonesianya tetap terasa,” jelas Afril.