Video anak makan cacing hidup-hidup ini bikin jadi mual nggak sih?

Unik

Video anak makan cacing hidup-hidup ini bikin jadi mual nggak sih?

Menuai respons beragam dari netizen.

Ismarlina Mokodompit, 24 Februari 2017 11:31

Brilio.net - Mitos atau cerita yang beredar di masyarakat diwariskan oleh nenek moyang dari ratusan atau bahkan ribuan tahun yang lalu. Kebanyakan mitos tidak masuk akal tapi budaya tetaplah budaya dan nyatanya masih banyak yang percaya.

Tak terkecuali bagi masyarakat suku sasak di Pulau Lombok. Mereka meyakini bahwa dengan makan cacing laut berdampak baik bagi kesehatan. Sama halnya yang dilakukan seorang ibu berikut ini, yang percaya bahwa mengonsumsi cacing itu menyehatkan, terutama untuk putrinya.

Dalam sebuah video yang dibagikan oleh Deri Lioni ke Facebook memperlihatkan secara jelas bagaimana aksi sang ibu memberikan makan anaknya berupa cacing hidup-hidup. Sementara sang anak tampak makan dengan lahap semangkuk cacing hidup-hidup di depannya. Sontak saja video itu viral dan menuai respons beragam dari netizen.

Namun banyak netizen yang mencoba menjelaskan bahwa cacing yang dikonsumsi merupakan cacing nyale. Cacing nyale di Pulau Lombok biasanya diolah menjadi makanan yang lezat seperti dimasak kuah santan, nyale pepes atau lipit, sambal goreng nyale, dan sebagai penyedap atau mansin. Tak heran jika dalam video tersebut, sang anak tampak menikmati cacing-cacing di hadapannya.

Selain itu, mengonsumsi cacing nyale hidup-hidup merupakan salah satu budaya atau tradisi yang populer di Pulau Lombok. Masyarakat suku sasak juga meyakini cacing nyale merupakan penjelmaan dari seorang putri cantik yang bernama Putri Mandalika.

Sosok Putri Mandalika rupanya menarik perhatian pria dan banyak yang ingin melamarnya. Ayahnya, Raja Sed, memiliki gagasan untuk mengadakan kompetisi yang ditujukan mencari pangeran yang berhak menikah dengan putrinya.

Namun rupanya Putri Mandalika tak setuju dengan ide ayahnya yang dikenal penuh dengan kekerasan. Ia akhirnya memilih untuk menghentikan kompetisi tersebut dengan menenggelamkan dirinya di laut.

Rupanya, tempat di mana ia tenggelam terletak di Pantai Seger, Kuta, terletak di bagian selatan Pulau Lombok. Di pantai inilah Bau Nyale atau acara perburuan cacing laut diselenggarakan sekitar bulan Februari dan Maret. Acara ini dipercaya sebagai wujud janji sang putri yang datang untuk melihat rakyatnya.

RECOMMENDED

(brl/swh)

Kuliner kuliner ekstrem Unik Fakta Unik

More delicious idea for you

15 Resep olahan jamur, lezat dan mudah dibuat
Seni penjara bukti napi bisa berkarya
10 Kebiasaan cara konsumsi makanan bikin nutrisi nggak maksimal
20 Resep pizza rumahan paling simpel tapi menggugah selera
15 Resep olahan buah sukun, enak dan mudah dibuat
Nasi Langgi Pak Man, kuliner malam legendaris Jogja sejak 1988
15 Resep olahan nanas lezat, praktis dan menggugah selera
Kampanye ini ajak masyarakat mulai hidup sehat dengan cara gampang
Back to top BACK TO TOP