Brilio.net - Sajian cake selalu jadi camilan andalan yang tepat untuk berbagai acara. Mau yang bercita rasa manis sampai gurih, semuanya laris diburu penggemarnya.

Hal ini karena cake jadi makanan yang mudah ditemukan. Selain itu berbagai kreasi menu ini juga mudah untuk dibuat.

Dan salah satu cake yang masih memiliki penggemar banyak adalah japanese cake. Kamu pernah dengar kan untuk cake yang super lembut ini?

Japanese cake sekilas memiliki tampilan yang sederhana. Tapi kalau sudah dicoba, duh langsung lumer di lidah.

Loading...

Cake lembut ini jadi salah satu primadona dalam jajaran kasta cake. Nggak heran kalau di beberapa tempat cake ini selalu ludes dalam waktu singkat. Nah dari pada antre panjang dan harus merogoh kocek, mending bikin sendiri aja yuk.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat sebenarnya nggak ribet lho. Kamu juga bisa berkreasi dengan bahan lain yang bisa membuat japanese cake jadi lebih nikmat.

Yuk siapkan peralatan masak dan segera meluncur ke dapur. Berikut ulasan resep japanese cake yang brilio.net kutip dari berbagai sumber, Rabu (3/6).

1. Japanese cake.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@safan.fensi

Bahan:
- 15 gr kismis
- 135 gr cream cheese (boleh ditambah)
- ‎50 gr susu cair (plain)
- ‎20 gr mentega
- ‎1/2 sdm air jeruk lemon
- ‎1/2 sdt ekstrak vanila
- ‎3 butir telur (pisahkan kuning dan putihnya)
- ‎1/8 sdt cream of tartar
- ‎70 gr gula pasir halus (bagi 2 bagian: 20 gr dan 50 gr)
- ‎30 gr tepung terigu protein rendah
- ‎10 gr maizena
- ‎Sedikit garam

Cara membuat:
- Lapisi loyang dengan baking paper dan tata kismis di pinggir loyang. Lalu panaskan oven.
- ‎Ayak tepung terigu dan maizena, tambahkan garam. Aduk rata.
- ‎Hangatkan susu dan cream cheese hingga larut (jangan sampai mendidih). Masukkan mentega, air jeruk lemon dan ekstrak vanila, aduk rata. Biarkan dingin.
- ‎Kocok kuning telur dan 20 gr gula hingga larut dengan whisk, lalu masukkan ayakan tepung dan campuran cream cheese, kocok hingga rata.
- ‎Kocok putih telur dan cream of tartar dengan mixer hingga berbuih, lalu masukkan 50 gr gula dalam 3 bagian dan kocok sampai soft peak.
- ‎Masukkan adonan cream cheese ke dalam kocokan putih telur secara bertahap lalu aduk sebentar dengan whisk sampai rata. Tuang dalam loyang.
- ‎Oven dengan sistem au bain marrie selama 15 menit. Kecilkan api, oven lagi sampai 50-55 menit. Matikan api, biarkan di dalam oven 10 menit.
- Keluarkan dari oven, biarkan 5 menit. Balik kue dan lepaskan baking paper.

2. Gluten free japanese cheese cake.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@thuliink_

Bahan adonan A:
- 6 butir kuning telur
- 250 gr cream cheese
- 80 ml sunflower oil
- 120 ml fresh milk
- 60 gr tepung maizena (diayak)
- 45 gr gula pasir

Adonan B:
- 6 butir putih telur
- 1 sdm air lemon
- 95 gr gula pasir
- 1/4 sdt garam halus

Cara membuat:
- Double boil (tim) cream cheese, minyak dan 45 gr gula pasir sampai larut dan lembut, angkat dari api.
- Tambahkan kuning telur satu per satu aduk sampai rata.
- Tambahkan susu dan tepung maizena aduk rata sisihkan.
- Mix putih telur, tambah garam halus dan air lemon, mix sampai berbusa.
- Tambahkan gula pasir sedikit demi sedikit mix, sampai soft peak.
- Campurkan kedua adonan secara bertahap, aduk balik hingga tercampur rata.
- Tuang ke dalam loyang bongkar pasang ukuran 22 cm yang sudah dialasi baking paper.
- Panggang dengan method au bain marie selama 80 menit 120 derajat api atas bawah. Sesuaikan dengan oven masing-masing.

Tips:
- Kalau memakai loyang bongkar pasang, sebaiknya alasi dengan loyang lain di bawahnya. Sebab, kalau dibungkus aluminium foil saja terkadang masih merembes saat ditaruh di dalam loyang yang lebih besar berisi air panas. Loyang bongkar pasang memudahkan untuk unmould.
- Kalau tidak ada loyang bongkar pasang, bisa pakai loyang biasa. Di dalamnya tetep dialasi baking paper.

3. Japanese Cotton Cheesecake.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@bernadetharatih

Bahan A:
- 50 ml susu uht
- 25 gr margarin/butter
- 100 gr keju spread Prochiz
- 30 gr keju slice prochiz

Bahan B:
- 30 gr terigu kunci
- 10 gr maizena
- 1 sachet SKM
- 3 btr kutel

Bahan C:
- 3 btr putel
- 75 gr gula pasir
- 1/4 sdt cream of tar tar

Cara membuat:
- Tim bahan A sampai lembut dan rata.
- Masukkan bahan B ke dalam bahan A, kemudian masukan kuning telur dan SKM aduk rata hingga licin tidak ada gumpalan.
- Mixer putel hingga berbusa, masukkan gula dan CTT secara bertahap. Mixer sampai hard peak.
- Masukkan sedikit kocokan putel ke dalam pasta tadi aduk rata dengan menggunakan teknik aduk balik secara bertahap.
- Tuang dalam loyang yang telah dialasi kertas roti.
- Panggang hingga matang dengan cara au bain marie yaitu taruh loyang adonan di atas loyang lebih besar yang berisi air.

4. Japanese cheese cake.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@ashleyershad

Bahan A:
- 250 gr cream cheese suhu ruang
- 50 gr butter
- 120 ml susu cair

Bahan B:
- 6 kuning telur

Bahan C:
- 60 gr tepung terigu (ayak)
- 50 gr maizena (ayak)

Bahan D:
- 6 putih telur
- 140 gr gula kastor
- 1 sdt cream of tar tar

Cara membuat:
- Masak bahan A dengan api kecil, aduk dengan whisk sampai cair & rata, jangan sampai mendidih. Matikan api, biarkan hangat.
- Masukkan bahan B ke bahan A, aduk rata.
- Ayak bahan C dan masukkan ke campuran bahan B, aduk sampai rata.
- Selanjutnya untuk bahan D, mix putih telur sampai berbusa, lalu masukan cream of tar tar dan gula kastor secara bertahap. Kocok sampai soft peak.
- Masukkan bahan D ke campuran bahan C secara bertahap dan aduk balik sampai rata.
- Masukkan adonan ke dalam loyang bongkar pasang ukuran 20 cm yang sudah dialasi baking paper. Panggang dengan teknik au bain marie 150 derajat Celcius selama 75 menit.

5. Japanese cheesecake selai stoberi.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@fenita.d2

Bahan:
- 250 ml susu cair
- 250 gr creamcheese
- 60 gr mentega
- 6 kuning telur
- 55 gr tepung kunci biru
- 20 gr tepung maizena
- 6 putih telur
- 130 gr gula pasir
- 1 sdm air perasan jeruk nipis/lemon
dialas
Cara membuat:
- Panaskan oven 150°c.
- Tim creamcheese dan susu cair sampai mencair. Lalu masukkan mentega aduk rata, sisihkan biarkan hangat.
- Masukkan kuning telur aduk rata dengan whisk.
- Masukan terigu dan maizena sambil diayak aduk rata. Sisihkan.
- Kocok putih telur dan air jeruk nipis/lemon hingga berbusa. Masukan bertahap gula pasir sambil terus dikocok hingga stiff peak.
- Masukkan adonan putih telur bertahap 3 kali ke dalam adonan creamcheese, aduk pelan hingga rata.
- Tuang ke loyang bulat 18/20 tanpa sambungan dan sudah dioles margarin dan alas baking paper.
- Panggang dengan teknik au bain marie (loyang utama di alasi loyang yang lebih besar berisi air setinggi 1 cm), selama sekitar 1 jam atau hingga matang, sesuaikan dengan oven masing-masing.
- Jika sudah matang, buka pintu oven sedikit sekitar 10 menit. Setelah itu tangkupkan di rak.
- Setelah dingin, oles permukaannya dengan selai stroberi atau sesuai selera.

6. Japanese roll cake.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@yessy_octa

Bahan:
- 4 butir telur
- 60 gr tepung kunci
- 20 gr maizena
- 70 gr gula pasir
- 4 sdm susu cair
- 1 sdm pasta stoberi

Cara membuat:
- Kocok kuning telur sampai pucat. Masukkan susu cair dan pasta stroberi, kocok rata.
- Setelah itu masukkan tepung kunci dan tepung maizena yang sudah diayak, aduk dengan spatula, sisihkan.
- Panaskan oven, dalam wadah terpisah. Kocok putih telur sampai berbusa, masukkan gula pasir, bertahap 3 kali sampai soft peak.
- Masukkan bertahap kocokan putih telur ke dalam campuran pasta bertahap 3 kali.
- Tuang dalam loyang yang sudah dioles margarin dan dilapisi baking paper.
- Taruh loyang yang berisi adonan di atas loyang yang lebih lebar sebelum masuk ke dalam oven.
- Panggang dengan suhu 180° C selama sekitar 15-20 menit tergantung oven masing-masing.
- Setelah matang, keluarkan cake dari loyang, lepas baking paper perlahan.
- Tunggu agak hangat, beri filling, gulung sambil padatkan. Dinginkan sebentar dalam kulkas minimal 30 menit agar roll cake set. Siap dihidangkan.

7. Taro japanese roll cake.

Resep japanese cake © 2020 brilio.net

foto: Instagram/@aisyahdiyo

Bahan adonan 1:
- 5 butir kuning telur
- 50 gr gula pasir
- 40 cc minyak goreng
- 60 cc air
- 80 gram tepung terigu
- 1 sdt pasta taro

Bahan adonan 2:
- 150 gr putih telur
- 40 gr gula pasir
- 15 gr tepung maizena
- 1/2 sdt garam
- 1/2 sdt vanili

Adonan untuk membuat motif:
- 40-50 gr putih telur
- 10 gr gula pasir
- 5 gr tepung maizena

Bahan filling:
- Whipcream kocok

Cara Membuat:
- Panaskan oven dengan suhu 170-175 derajat Celcius. Siapkan 1 buah loyang ukuran 22.22.5 cm atau 1 buah ukuran 24.24 cm.
- Poles bagian bawah dan pinggiran loyang tipis saja dengan sedikit butter/margarin untuk melengketkan kertas roti.
- Lalu beri alas kertas roti pada bagian dasar dan pinggiran loyang, tidak usah dipoles mentega/margarin lagi.
- Buat motif yang diinginkan di alas loyang yang telah dialasi kertas roti.
- Untuk membuat bahan adonan 1, kocok kuning telur, vanili dan gula pasir hingga mengembang kental.
- Kocok dengan speed sedang, tambahkan minyak goreng hingga habis, kocok hingga rata. Tambahkan air sedikit demi sedikit, kocok rata.
- Masukkan tepung terigu, sambil tetap dikocok speed sedang, kocok hingga rata dan kental. Sisihkan.
- Buat adonan motif. Kocok putih telur dan sebagian gula pasir hingga mengembang.
- Tambahkan sedikit lagi hingga habis sisa gula pasirnya, sambil tetap dikocok speed sedang, hingga mulai soft peak.
- Masukkan tepung maizena ke dalamnya, kocok sebentar hingga tercampur rata kental/soft peak, jangan sampai hardpeak. Matikan mixer.
- Ambil sebagian adonan 1, kira kira 4-5 sendok makan, masukkan ke dalam adonan bahan untuk membuat motif, aduk ringan merata.
- Masukkan piping bag, gunting ujung nya. Spuitkan sesuai selera motifnya. Panggang motif selama 1 menit. Keluarkan dan sisihkan.
- Buat adonan 2, kocok putih telur dan sebagian gula pasir serta garam hingga mengembang.
- Tambahkan sisa gula pasir, kocok lagi hingga soft peak. Masukkan tepung maizena, kocok rata.
- Ambil sebagian adonan putih telur (adonan 2), masukkan ke dalam adonan 1, aduk balik. Tambahkan sisa semua adonan 2, aduk balik hingga rata.
- Ambil loyang yang telah diberi motif, tuangkan adonan cake di atasnya. Ratakan, hentakkan pelan beberapa kali loyang adonan untuk meratakan adonan hingga ke dasarnya dan menghindari udara yang terperangkap supaya tidak muncul gelembung.
- Panggang dengan suhu sekitar 170-175 derajat Celcius kurang lebih 15-20 menit hingga matang kecoklatan permukaannya.
- Setelah matang, keluarkan cake dari loyang, lepas kertas roti hati-hati, biarkan hingga dingin/uap panas hilang.
- Saat cake sudah dingin. Poles bagian permukaan atas cake (bagian kecokelatan) dengan bahan filling, lalu gulung rapi, bungkus rapat dengan kertas roti penggulungnya. Simpan sejenak di lemari es hingga set. Siap disajikan.

RECOMMENDED