Brilio.net - Kubis ungu masuk dalam jenis tanaman Brassica, bersama brokoli, kubis brussel, dan kangkung. Kubis ungu mengandung nutrisi yang relatif lebih banyak dan lebih sedikit kalori dan menjadikannya sayuran yang ideal untuk orang yang ingin menurunkan berat badan.


Sayuran ini adalah sumber serat makanan, karbohidrat berkualitas baik, kalium, banyak vitamin dan mineral penting lainnya. Pigmen gelap pada kubis menunjukkan tingkat antioksidan yang lebih tinggi, yang diketahui dapat mengurangi stres oksidatif.


Kubis ungu kaya akan berbagai vitamin dan mineral seperti zat besi, kalium, vitamin A, vitamin E dan lain sebagainya. Tingkat antioksidan yang tinggi pada kubis ungu dapat mengobati beberapa penyakit kronis, seperti kanker dan jantung.


Apa manfaat lain kubis ungu bagi kesehatan? Berikut lansiran brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (21/10).

Loading...


1. Menjaga kesehatan jantung.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Kubis ungu mengandung anthocyanin, dimana kandungan tersebut dapat menjaga kesehatan jantung. Dilansir dari healthline.com, sebuah studi mengungkapkan perempuan yang mengonsumsi makanan kaya anthocyanin, sekitar 11-32 persen memiliki risiko serangan jantung lebih rendah jika dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsi makanan serupa.


2. Menguatkan tulang.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Seperti yang diketahui, kubis ungu merupakan jenis sayuran yang spesial. Dimana kandungan seperti vitamin dan kalsium sangat tinggi. Kandungan-kandungan inilah yang bekerja dengan baik dalam menyehatkan tulang.


3. Meningkatkan kekebalan tubuh.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Kal ungu kaya akan vitamin C, antioksidan penting yang berperan dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Vitamin C menstimulasi aktivitas sel darah putih, sehingga memperkuat sistem kekebalan dan melindungi dari kerusakan radikal bebas. Dalam seporsi kol merah terkandung 51 mg vitamin C, sementara kol hijau hanya memiliki 37 mg vitamin yang sama.


4. Mencegah kanker.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Kanker merupakan salah satu penyakit yang cukup dihindari oleh siapapun. Pasalnya tak sedikit orang meninggal dunia karena penyakit ini. Untuk mengatasinya, kamu bisa mengonsumsi kubis ungu.

Hal itu disebabkan karena tingginya tingkat antioksidan seperti indoles dan anthocyanin yang ada di dalam kubis ungu. 36 Jenis anthocyanin yang terkandung di dalamnya memberi kubis warna ungu. Sementara indoles berperan dalam menurunkan risiko kanker payudara pada wanita.


5. Mengobati bisul.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Kubis ungu juga mengandung asam amino yang cukup tinggi, disebut glutamin. Kandungan itulah yang sangat baik untuk menurunkan peradangan yang terkait dengan sakit maag. Jus kubis ungu juga bisa digunakan sebagai obat rumahan untuk mengobati sakit maag.


6. Meningkatkan metabolisme tubuh.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Metabolisme adalah mekanisme pengolahan kalori menjadi energi. Di dalam kubis ungu, terdapat vitamin B kompleks yang membantu dalam berfungsinya metabolisme dalam sel.

Jika kamu menderita hipertiroidisme disarankan agar menghindari konsumsi kubis ungu. Karena itu adalah sayuran cruciferous yang diketahui mempengaruhi kelenjar tiroid.


7. Menurunkan berat badan.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Bagi kamu yang sedang menjalani diet, mengonsumsi kubis ungu akan sangat membantu dalam program diet kamu. Hal ini dikarenakan kubis ungu sangat rendah kalori dan tinggi serat. Dengan demikian kamu akan merasa kenyang lebih lama. Nafsu makan pun jadi lebih terkendali. Serat pada kol ungu juga baik untuk mereka yang bermasalah dengan pencernaan.


8. Melawan peradangan.

Manfaat kol ungu bagi kesehatan freepik.com

foto: freepik.com

Dilansir dari laman healthline, bahwa senyawa tertentu dari kubis ungu mampu mengurangi penanda peradangan usus sebesar 22-40 persen. Tak hanya itu saja, kubis ungu juga mengurangi nyeri payudara, pembengkakan, dan peradangan karena meningkatnya pasokan ASI dan aliran darah selama periode postpartum awal.

RECOMMENDED