14 Makanan ini tidak dianjurkan untuk sarapan, wajib tahu

Kesehatan

14 Makanan ini tidak dianjurkan untuk sarapan, wajib tahu

Perlu diperhatikan untuk sarapan lebih baik.

, 25 Februari 2019 15:24

Brilio.net - Setiap pagi orang membutuhkan asupan yang cukup untuk memulai hari. Maka dari itu, semua orang dianjurkan untuk sarapan atau makan pagi. Makanan yang dikonsumsi untuk sarapan berguna sebagai bahan bakar pada tubuh agar aktivitas berjalan lancar.

Sarapan sendiri memiliki manfaat yang baik untuk tubuh. Pentingnya sarapan membutuhkan kesadaran, apalagi bagi anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan.

Dilansir dari Webmd, banyak penelitian mengaitkan sarapan dengan kesehatan termasuk ingatan dan konsentrasi yang lebih baik. Dengan sarapan, kadar kolesterol LDL menjadi lebih rendah sehingga menurunkan risiko penyakit diabetes, penyakit jantung, dan kelebihan berat badan.

Penentuan makanan untuk sarapan juga harus tepat. Makanan harus mengandung zat yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti karbohidrat, serat, vitamin, mineral, lemak yang cukup. Akan tetapi banyak dari kita yang masih tidak memperhatikan makanan untuk sarapan.

Brilio.net menghimpun dari beberapa sumber pada Senin (25/2), berikut beberapa makanan yang tidak baik dikonsumsi untuk sarapan.

1. Sereal rendah serat.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Sereal merupakan makanan yang kurang cocok dikonsumsi saat sarapan. Pada seporsi sereal hanya memiliki sedikit serat dan nutrisi artifisial. Gula olahan yang terdapat pada sereal juga tidak baik untuk tubuh.

2. Muffin.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Dalam satu buah muffin terdapat tepung olahan, minyak, telur dan gula. Satu-satunya bahan yang sehat adalah telur. Kadar gula buatan yang tinggi pada muffin ini tidak cocok digunakan untuk sarapan.

3. Hanya mengonsumsi jus.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Minum jus buah sebenarnya sehat, namun menjadi sebaliknya jika dikonsumsi untuk sarapan. Ketika kamu hanya meminum jus buah saat sarapan, kebutuhan tubuhmu yang terpenuhi hanya serat dan vitamin. Sedangkan kebutuhan akan karbohidrat, lemak, dan protein masih belum terpenuhi.

Apalagi kamu meminum jus buah kemasan, jus buah tersebut tidak memberi manfaat apa-apa. Jus kemasan hanya memberikan fruktosa yang tinggi setelah dikonsumsi. Kadar fruktosa yang tinggi bisa menyebabkan risiko diabetes.

4. Roti bakar.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Mungkin makanan ini sering kamu konsumsi untuk sarapan. Namun  faktanya, roti bakar ternyata tidak baik untuk sarapan. Kandungan tepung terigu di roti hanya mencakup sedikit nutrisi dan serat. Penambahan mentega juga tidak baik untuk tubuhmu karena mentega mengandung lemak trans yang tidak sehat bagi tubuh. Sementara itu, roti bakar akan menjadi lebih cocok untuk sarapanmu jika tidak menggunakan mentega dan ditambah sayur dan telur.

5. Yogurt rendah lemak.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Yogurt rendah lemak biasanya mengandung gula artifisial yang tinggi. Kandungan gula yang tinggi bisa menyebabkan kamu menderita gula darah dan diabetes.

Sedangkan lemak yang terkandung dalam yogurt justru tak bisa diperoleh secara maksimal oleh tubuh. Lemak berfungsi untuk membuat tubuh kenyang lebih lama. Jika ingin sarapaan kamu sehat, makanlah yogurt tawar dan ditambah kacang-kacangan atau buah-buahan segar sebagai pendamping yogurt.

6. Donat, pancake, waffle.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Donat, pancake dan waffle tinggi akan kandungan gula. Apalagi jika makanan tersebut dijual dalam bentuk beku. Kandungan nutrisi yang relatif rendah dan kandungan kabohidrat sederhana membuat kamu mudah lapar dan tidak fokus. Kandungan serat yang rendah pada makanan meskipun pada label tertulis mengandung serat, tak jarang kandungan serat sangat sedikit.

7. Sosis.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com


Daging olahan merupakan jenis daging yang berbahaya. Menurut ahli jantung Joel Kahn, MD, dalam The Holistic Heart Book, para peneliti Harvard telah menemukan bahwa setiap 1,8 ons daging olahan yang menjadi konsumsi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung sebesar 42 persen. Untuk sarapan pastikan kamu memakan protein alami misal daging ataupun telur.

8. Makanan cepat saji.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com


Mungkin makanan cepat saji di restoran adalah pilihan yang tepat bagi kamu yang tidak sempat memasak. Tapi pada kenyataannya makanan cepat saji banyak mengandung pengawet, lemak tidak sehat dan nutrisi artifisial.

Alternatif sarapan yang lebih baik adalah membuat sendiri roti isi. Roti isi terbuat dari gandum dan dipadukan dengan daging segar. Sudah pasti lebih menyehatkan untuk sarapan.

9. Oatmeal instan.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Oatmeal instan mungkin sangat mudah untuk diolah pagi hari. Namun oatmeal instan mengandung kadar gula buatan yang tinggi. Selain itu, kandungan serat pada oatmeal instan sangatlah rendah. Kandungan gula yang tinggi dan serat yang rendah tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan sarapanmu. Sebaliknya, mengonsumsi oatmeal instan bisa meningkatkan risiko diabetes.

10. Hanya minum kopi.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Kebanyakan dari kita memulai hari hanya dengan secangkir kopi. Perlu diketahui bahwa minum kopi tidak mencukupi asupan gizi untuk memulai hari. Kamu tetap membutuhkan asupan karbohidrat, protein, serat dan berbagai vitamin. Sebaiknya, setelah terpenuhi asupan tersebut kamu baru bisa mengonsumsi kopi. Jangan lupa tambahkan sedikit gula untuk menjaga kadar gula dalam tubuhmu. Terlalu banyak gula tidak baik untuk sarapan.

11. Granola bar.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Granola bar dapat dengan mudah kamu temukan di mini-market. Makanan ini kurang cocok dimakan di pagi hari. Meski dalam granola bar terkandung gandum, namun kenyataanya rata-rata granola bar hanya terdapat 1-3 gram serat dan banyak gula tambahan. Kandungan protein dari granola bar juga cenderung rendah.

12. Soda.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Soda memiliki kandungan gula dan kafein yang sangat tinggi. Mengonsumsi soda dengan perut kosong dapat menyebabkan masalah perut dan iritasi. Terlalu sering mengonsumsi soda juga bisa membuat gangguan pencernaan.

13. Gorengan.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : merdeka.com

Kurangi gorengan untuk menu makanan sarapan kamu, kandungan minyak yang tinggi tidak baik untuk tubuh. Untuk sarapan yang lebih sehat masaklah makanan yang kuah-kuah agar kebutuhan air tubuh juga terpenuhi.

14. Makanan tanpa sayur.

sarapan © 2019 brilio.net

foto : pixabay.com

Kadang ada beberapa orang yang melewatkan sayuran di menu sarapannya. Padahal Sayuran sangat cocok untuk sarapan sehat. Sayuran secara alami rendah kalori, diisi dengan vitamin, mineral, dan antioksidan. Sayuran juga kaya serat yang membuat perut terasa kenyang lama. Mulai saat ini, kamu perlu menambahkan sayuran sebagai menu sarapan setiap hari.

(Mgg/ Fairuz Puspita)

RECOMMENDED

(brl/vin)

Makanan Sehat Kandungan Menu Sarapan yang Baik Sarapan Sarapan Sehat Menu Sarapan Sehat

More delicious idea for you

20 Resep lumpia paling enak, unik dan kekinian
15 Resep olahan buah sukun, enak dan mudah dibuat
Nasi Langgi Pak Man, kuliner malam legendaris Jogja sejak 1988
20 Resep pizza rumahan paling simpel tapi menggugah selera
Kampanye ini ajak masyarakat mulai hidup sehat dengan cara gampang
15 Resep olahan jamur, lezat dan mudah dibuat
10 Kebiasaan cara konsumsi makanan bikin nutrisi nggak maksimal
Seni penjara bukti napi bisa berkarya
Back to top BACK TO TOP