Brilio.net - Mungkin kamu para cowok bakalan bersyukur banget deh kalian bukan angler fish, atau cumi-cumi, atau tiga binatang lainnya yang menurut National Geographic, memiliki cara kawin yang unik banget. Pemindahan sperma dari jantan ke betina yang nggak biasa ini sampai sekarang masih menjadi tanda tanya bagi beberapa ilmuwan.

Nah daripada kalian penasaran apa aja, dan bagaimana sih cara kawinnya? Yuk simak bareng-bareng di bawah ini, Kamis (21/7).

1. Angler Fish (ikan Iblis)

hewan kawin unik © 2016 brilio.net

foto: Darlyne Murawski/National Geographic

Loading...

Ikan yang hidup di kedalaman 500 meter dari permukaan laut ini lebih dikenal sebagai ikan iblis. Peneliti sempat kebingungan karena mereka nggak pernah nemuin spesies jantan. Dan spesialnya lagi, ditubuh betina terdapat benjolan-benjolan.

Ternyata hal ini disebabkan karena sang jantan memang hidup sebagai parasit yang tumbuh di dalam tubuh sang betina. Sebelum bertemu betina, angler fish jantan hidup dengan tanpa gigi dan tidak bisa tumbuh besar.

Nah setelah bertemu sang betina karena indera penciuman feromon terhadap lawan jenis yang tinggi, jantan akan menggigit betina dan melepaskan enzim yang melarutkan jaringan kulit sehingga keduanya bergabung, dan ini memungkinkan sperma untuk masuk ke dalam tubuh dan membentuk gumpalan testis yang ada ditubuh betina.

2. Cumi-cumi

hewan kawin unik © 2016 brilio.net

foto: Brian Skerry/National Geographic

Cumi-cumi jantan membuahi betina dengan sperma yang disebut spermatophores. Yang menjadi unik sekaligus pertanyaan adalah bagaimana keluarnya cairan tersebut. Peneliti masih melakukan pemeriksaan apakah cumi-cumi jantan memakai tentakel dalam tubuhnya atau menggunakan alat kelaminnya. Dalam prosesnya, betina akan memasukkan kepalanya kebagian dalam tentakel jantan.

3. Capung

hewan kawin unik © 2016 brilio.net

foto: Bobby Worotikan/Pacific Press/Lightrocket/Getty Images

Capung kawin dengan cara yang unik, capung jantan dan betina akan saling mengkait membentuk pose yang menarik ketika proses kawin terjadi. Diawali dengan capung jantan yang mengkait bagian belakang kepala (leher) capung betina dengan ujung abdomennya (ekornya), kemudian tubuh capung betina akan menukik untuk menempelkan ujung abdomennya pada alat kelamin si jantan yang terletak di belakang thorax.

Proses tersebut akan berlangsung beberapa saat hingga si jantan mengeluarkan sperma untuk membuahi telur. Terkadang setelah perkawinan si betina langsung mengeluarkan telurnya. Namun, kadang ada yang menunda pengeluaran telur selama beberapa waktu.

BACA JUGA: 7 Tebak-tebakan ini benar-benar menguji kecerdasan, kamu berani coba?

4. Cacing Zombie (Osedax Worm)

hewan kawin unik © 2016 brilio.net

foto: Norio Miyamoto/Naturwissenschaften/National Geographic News

Osedax worm atau cacing zombie ini dikenal juga sebagai pemakan cacing pemakan tulang paus. Peneliti asal Jepang, Norio Miyamoto dan beberapa koleganya di Japan Agency for Marine-Earth Science and Technology, melakukan penelusuran mengenai kehidupan reproduksi cacing ini. Dari penelitian itu terlihat kalau cacing jantan yang kerdil mendiami tubuh betina selama enam pekan sebelum mengeluarkan sperma.

Sebagai tambahan, ukuran betina Osedax jauh lebih besar dibanding pejantannya. Sebegitu besarnya, si betina bisa menampung 50-100 pejantan di dalam tubuhnya. Satu-satunya fungsi pejantan hanyalah sebagai penghasil sperma. Wah nggak bisa bayangin kan kalau jadi osedax jantan.

5. Adactylidium mite (tungau Adactylidium)

hewan kawin unik © 2016 brilio.net

foto: scilogs

Ini mungkin spesies dengan cara hidup yang paling aneh, dimana si jantan sudah menjadi ayah sejak dalam kandungan. Ibu tungau ini biasanya mengandung 5-9 bayi (dengan hanya satu jantan dalam perutnya). Namun sebelum melahirkan, si jantan dalam perut akan membuahi delapan saudara betinanya, dan membuat saudaranya itu berhasil dibuahi. Tungau-tungau itu tumbuh dalam perut ibu mereka dan ketika sudah dewasa mereka akan membelah perut ibunya. Dan meninggalkan si jantan yang juga mati. Wah proses yang panjang dan lumayan bikin bingung ya!

RECOMMENDED BY EDITOR