Brilio.net - Berawal dari hobi menggambar, kemudian menekuni desain vector, pria yang bernama lengkap Muhammad Ali Mudzofar ini sukses lewat karya-karyanya. Hasil karyanya tidak hanya dinikmati oleh orang Indonesia, namun orang asing pun tertarik untuk memesan.

Bagi sebagian orang, menggambar dari awal mungkin menjadi hal yang tidak mudah. Begitu juga dengan Mudzofar, pria kelahiran Nganjuk, Jawa Timur ini mengaku sebenarnya tidak begitu ahli menggambar.

"Saya sebenarnya tidak jago menggambar dari nol, tapi saya jago meniru. Jadi saya lebih suka meniru kemudian saya gambar ulang," ungkap pria yang akrab dipanggil Ndop ini kepada brilio.net, Jumat (18/12).

BACA JUGA :
Simsalabim, santri Jogja ubah sampah jadi kerajinan dan seni unik

foto: dzofar.com

Tak disangka, dari bakat meniru inilah ia serasa menemukan jati diri ketika mengenal dunia desain vector. Karena seperti yang kita ketahui, desain vector adalah gambar digital yang berbasiskan persamaan matematis. Sederhananya desain vector itu seni mengubah gambar asli menjadi gambar kartun menggunakan aplikasi tertentu.

Menggunakan aplikasi CorelDraw, Ndop mulai membuat karya-karyanya. Mulanya ia hanya menjadikan kegemarannya ini sebagai hobi. Tetapi karena banyak mendapat respon positif dari teman-temannya, ia kemudian mulai memberanikan diri untuk menjadikan keahliannya ini sebagai suatu jasa.


BACA JUGA :
Nggak nyangka, 25 diorama keren ini ternyata dari barang sehari-hari

foto: dzofar.com

Perlahan tapi pasti berkat ketekunannya dalam mendesain vector, karya-karya Ndop berhasil sampai ke luar negeri. Pesanan datang dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Australia, Denmark, Belanda, bahkan hingga Rumania. Untuk pesanan dari luar negeri Ndop membanderol harga mulai dari USD 10 sampai ratusan dolar untuk sekali desain.

"Alhamdulillah pesanan dari luar negeri minimal ada sekali dalam sebulan. Sekarang lagi mengerjakan orderan dari Qatar, mendesain fashion buat di sana," tutur Ndop.

RECOMMENDED