Brilio.net - Kekalahan Barcelona dari Bayern Muenchen di Liga Champions beberapa waktu viral lini masa. Warganet pun ramai membahas kekalahan telak Barcelona selama berhari-hari. Bayern Munchen sukses menaklukkan Barcelona dengan skor telak.

Kekalahan menyakitkan Blaugrana membuat banyak penggemar menyoroti kontribusi Lionel Messi dalam pertandingan tersebut. Bahkan usai pertandingan, santer kabar penyerang terbaik asal Argentina tersebut telah mengajukan permintaan kepada pihak manajemen Barcelona untuk hengkang ke klub lain pada musim panas ini.

BACA JUGA :
Harga sepeda gunung anak Polygon dan spesifikasinya, keren dan nyaman

foto: Instagram/@leomessi

Kabar ini seketika viral di seluruh dunia. Beberapa klub ternama pun nampak bersemangat untuk memboyong salah satu pemain terbaik di dunia tersebut. Kabarnya, La Pulga akan pindah ke beberapa klub ternama seperti Paris Saint-Germain (PSG), Manchester City, hingga Juventus. Namun, ternyata hal mengejutkan terjadi. Sebuah rilis menyatakan bahwa Messi 'resmi' pindah ke klub asal Brasil Cruzeiro.

BACA JUGA :
40 Kata-kata motivasi rajin berolahraga, bikin semangat hidup sehat

Kabar tersebut pun makin membuat ramai penggemar sepak bola. Dalam beberapa jam, pernyataan kepindahan Messi ke Cruzeiro dibantah dan kabar tersebut dipastikan tidak benar. Pernyataan yang beredar di situs resmi Cruzeiro disebut merupakan ulah hacker. Messi ternyata tidak pindah ke klub manapun.

Setelah kabar tersebut ramai, Cruzeiro pun langsung menurunkan artikel tersebut dan memberikan klarifikasi. Klub asal Brasil tersebut juga akan mengusut kasus tersebut.

"Cruzeiro Esporte Clube mengonfirmasi bahwa situs resmi kami mengalami serangan di perilisan berita pada Jumat, 28 Agustus malam hari," dilansir dari bola.net.

Hacker yang membuat rilis tersebut belum diketahui secara pasti. Sukses bikin gempar, pihak dari Cruzeiro akan menyelidiki lebih lanjut.

"Serangan ini pun bisa dikontrol dengan cepat dan unggahan tersebut dihapus oleh sistem keamanan kami. Klub memastikan bahwa tak ada informasi atau data yang berada dalam keadaan bahaya atau diretas, dan asal dari serangan ini masih diselidiki," lanjut pertanyaan tersebut.

(brl/guf)

RECOMMENDED